Pasar Saham Masih Pola Rising Wedge. Siap Breakout atau Breakdown?

User Rating: 5 / 5

Star ActiveStar ActiveStar ActiveStar ActiveStar Active
 

Pada minggu lalu pasar saham cukup fluktuatif. Pasar saham sempat naik hingga level 6.414 seiring meredanya tensi perang dagang AS-China. Namun akhirnya IHSG kembali terkoreksi dan ditutup di level 6.334. Terhitung masih naik tipis dari level minggu sebelumnya di 6.308. Secara teknikal IHSG berada di fase uptrend dalam jangka pendek. Terlihat pasar saham membentuk pola Rising Wedge. Bagaimana pergerakan IHSG selanjutnya? Akankah IHSG mampu melanjutkan penguatan atau bahkan malah terkoreksi? Simak ulasan lengkap Analisis Teknikal IHSG terbaru di sini.

Gambar di bawah adalah grafik IHSG sampai hari Jumat 13 September 2019

Analisis Pasar Saham IHSG 16 September 2019

 

KONDISI PASAR SAHAM SAAT INI

IHSG terlihat bergerak naik. MACD di atas signal, di area positif. RSI terlihat bergerak naik. Dari kondisi teknikal ini, saya menyimpulkan IHSG berada pada fase uptrend dalam jangka pendek. Terlihat IHSG membentuk pola Rising Wedge.

Sementara bursa saham AS bergerak menguat di minggu lalu. Indeks Dow Jones terakhir di level 27.219, naik dibanding minggu sebelumnya di 26.797. Sedangkan indeks S&P500 terakhir di level 3.007 naik dibanding minggu sebelumnya 2.978. Penguatan bursa saham AS tersebut didorong oleh meredanya tensi perang dagang AS-China. AS menunda pengenaan tarif dan China mengecualikan beberapa produk dari pengenaan tarif. Selain itu pemotongan suku bunga oleh ECB juga ikut mendorong penguatan bursa saham.

Minggu ini cukup banyak data dan kejadian ekonomi penting. Yang mendapat perhatian investor adalah rilis kebijakan suku bunga Fed, dilanjutkan dengan suku bunga berbagai negara termasuk Indonesia. Berikut adalah kejadian dan data ekonomi dalam minggu ini:

  1. Selasa 17 September 2019 : Kebijakan moneter Australia
  2. Rabu 18 September 2019 : Data inflasi Inggris, Data inflasi Kanada, Data persediaan minyak, Suku bunga AS
  3. Kamis 19 September 2019 : Data GDP NZ, Data pekerjaan Australia, Kebijakan moneter Jepang, Kebijakan moneter Swiss, Suku bunga Inggris, Data manufaktur AS, Suku bunga BI
  4. Jumat 20 September 2019 : Data ritel Kanada

Menurut saya, sementara ini IHSG berpotensi meneruskan pola Rising Wedge. Pasar saham kemungkinan bergerak datar menanti pengumuman Fed. Ekspektasinya Fed akan memangkas suku bunga menjadi 2,00% sd 2,25%. Pemotongan suku bunga ECB berpotensi menekan Fed untuk juga memotong suku bunga.

Yang perlu diwaspadai adalah bila IHSG menjebol pola Rising Wedge ke bawah, berpotensi terkoreksi. Sebaliknya jika jebol ke atas, berpotensi kenaikan lanjutan bagi IHSG. Penentuan arah IHSG selanjutnya akan ditentukan cepat atau lambat. Disarankan tetap safe trading.

Support IHSG berada di 6.239, sedangkan resistance di 6.468.

 

REKOMENDASI UMUM

  • Rekomendasi bagi trader saham: SHORT TERM TRADING
    IHSG di fase uptrend dalam jangka pendek. Bisa trading jangka pendek pada saham-saham tertentu. Tetap safe trading.
  • Rekomendasi bagi investor saham: SIDEWAYS
    Dalam jangka menengah IHSG terlihat sideways, wait and see dahulu

Rekomendasi di atas adalah rekomendasi umum. Jika ingin mendapatkan sinyal jual beli saham yang lebih spesifik, Anda bisa menggunakan layanan rekomendasi saham dari JurusCUAN.com yang dikirimkan langsung real time ke smartphone Anda.