Pasar Saham Berpotensi Konsolidasi, Area Trading 4639-5288

User Rating: 5 / 5

Star ActiveStar ActiveStar ActiveStar ActiveStar Active
 

Pada minggu lalu, pasar saham anjlok. Sempat turun tajam hingga 4.639, namun akhirnya rebound seiring rilis beberapa stimulus dari pemerintah untuk mengatasi dampak negatif Coronavirus (Covid-19). Akhirnya IHSG ditutup di level 4.907. Terhitung turun -10,7% dibanding penutupan minggu lalu di 5.498. Secara teknikal IHSG masih berada di fase downtrend dalam jangka pendek. Bagaimana pergerakan IHSG selanjutnya? Akankah IHSG mampu menguat atau malah terkoreksi kembali? Simak ulasan lengkap Analisis Teknikal IHSG terbaru di sini.

Gambar di bawah adalah grafik IHSG sampai hari Jumat 13 Maret 2020

Analisis Pasar Saham IHSG 16 Maret 2020

 

KONDISI PASAR SAHAM SAAT INI

IHSG terlihat bergerak dalam pola turun. MACD di bawah signal, di area negatif. RSI terlihat bergerak datar. Dari kondisi teknikal ini, saya menyimpulkan IHSG masih berada pada fase downtrend dalam jangka pendek.

Sementara bursa saham AS turun tajam minggu lalu. Indeks Dow Jones berada di level 23.185, turun dibanding penutupan minggu sebelumnya di 25.864. Sedangkan indeks S&P500 terakhir di level 2.711, melemah dibanding penutupan sebelumnya di 2.972. Pasar saham AS sempat turun tajam, ditengah sentimen dampak ekonomi Coronavirus (Covid-19). Namun kemudian di akhir minggu berhasil rebound setelah Presiden Trump mengumumkan darurat nasional karena Coronavirus

Minggu ini cukup banyak data dan kejadian ekonomi penting. Yang akan menjadi perhatian investor adalah rilis suku bunga Fed. Berikut adalah kejadian dan data ekonomi dalam minggu ini:

  1. Senin 16 Maret 2020 : Data industri China, Meeting G7
  2. Selasa 17 Maret 2020 : Laporan meeting Kebijakan Moneter Australia, Data sentimen ekonomi Jerman, Data ritel AS
  3. Rabu 18 Maret 2020 : Data inflasi Kanada, Suku bunga Fed
  4. Kamis 19 Maret 2020 : Data GDP NZ, Data pekerjaan Australia, Kebijakan moneter Jepang, Kebijakan moneter SNB
  5. Jumat 20 Maret 2020 : Data ritel Kanada

Menurut saya, IHSG dalam minggu ini kemungkinan bergerak dalam pola konsolidasi. Candle terakhir cukup menarik. Kemungkinan ada potensi rebound lanjutan setelah penurunan tajam sebelumnya. Kalaupun ada rebound, kemungkinan masih bersifat terbatas. Area trading pada 4639-5288.

Dari berita, beberapa BUMN menyatakan siap buy back, dan beberapa institusi seperti dana pensiun juga menyatakan siap masuk pasar.

Walaupun demikian, kita belum tahu apakah rebound yang terjadi pada akhir minggu lalu akan berlangsung lama atau sebentar. Kita harus pantau lagi pergerakan pasar selanjutnya. Perlu diingat ya, sementara ini pasar saham masih dalam fase downtrend, tetap perlu waspada.

Sentimen negatif Coronavirus (Covid-19) kemungkinan masih menjadi perhatian investor pasar saham. Penyebaran Coronavirus terlihat hampir berakhir di China, tapi di luar China justru makin meningkat. Misalnya di Iran, Korea Selatan, Italia. Di Amerika Serikat juga mulai terlihat tanda-tanda penyebaran yang cukup mengkhawatirkan. Terakhir Trump mengumumkan darurat nasional untuk mengatasi Coronavirus.

Di Indonesia kemungkinan potensi penyebaran Coronavirus yang meluas juga ada. Data terakhir sudah ada 96 kasus positif Coronavirus dan 5 kematian (sd Minggu 14 Maret 2020). Menhub Budi Karya juga dikabarkan positif Coronavirus.

Perhatikan level support 4.639, selama tidak tembus ke bawah IHSG masih cenderung aman. Hati-hati bila jebol level 4.639 ke bawah

Support IHSG di 4639, resistance 5288

Disarankan untuk safe trading

 

REKOMENDASI UMUM

  • Rekomendasi bagi trader saham: SHORT TERM TRADING
    IHSG di fase downtrend dalam jangka pendek. Bisa trading jangka pendek pada saham-saham tertentu. Tetap safe trading.
  • Rekomendasi bagi investor saham: SELL
    Dalam jangka menengah IHSG terlihat masih downtrend, disarankan mengurangi kepemilikan saham

Rekomendasi di atas adalah rekomendasi umum. Jika ingin mendapatkan sinyal jual beli saham yang lebih spesifik, Anda bisa menggunakan layanan rekomendasi saham dari JurusCUAN.com yang dikirimkan langsung real time ke smartphone Anda.