Pasar Saham Masih Sideways, Sentimen Perang Tarif AS-China Kembali

User Rating: 5 / 5

Star ActiveStar ActiveStar ActiveStar ActiveStar Active
 

Pada minggu lalu, pasar saham bergerak menguat. Terakhir IHSG ditutup di level 4.716, naik tajam dibanding penutupan minggu sebelumnya di 4.496. Secara teknikal IHSG masih berada di fase sideways dalam jangka pendek. Bagaimana pergerakan IHSG selanjutnya? Akankah IHSG mampu menguat atau malah terkoreksi kembali? Simak ulasan lengkap Analisis Teknikal IHSG terbaru di sini.

Gambar di bawah adalah grafik IHSG sampai hari Kamis 30 April 2020

Analisis Pasar Saham IHSG 4 Mei 2020

 

KONDISI PASAR SAHAM SAAT INI

IHSG terlihat bergerak dalam pola sideways. MACD di atas signal, di area negatif. RSI terlihat bergerak naik. Dari kondisi teknikal ini, saya menyimpulkan IHSG berada pada fase sideways dalam jangka pendek.

Sementara bursa saham AS melemah pada minggu lalu. Indeks Dow Jones berada di level 23.723, turun tipis dibanding penutupan minggu sebelumnya di 23.775. Sedangkan indeks S&P500 terakhir di level 2.830, melemah tipis dibanding penutupan sebelumnya di 2.836. Pasar saham AS melemah, seiring adanya ancaman Trump untuk mengenakan tarif pada produk China.

Minggu ini tidak banyak data dan kejadian ekonomi penting. Pelaku pasar terutama akan mencermati data pekerjaan AS. Berikut adalah kejadian dan data ekonomi dalam minggu ini:

  1. Senin 4 Mei 2020 : Economic Forecast zona Eropa
  2. Selasa 5 Mei 2020 : Suku bunga Australia, Data perdagangan Kanada, Data sektor jasa AS, Data pekerjaan New Zealand
  3. Rabu 6 Mei 2020 : Data pekerjaan AS (ADP Non Farm)
  4. Kamis 7 Mei 2020 : Data perdagangan Australia, Data inflasi NZ, Suku bunga Inggris, Data klaim pengangguran AS
  5. Jumat 8 Mei 2020 : Pernyataan RBA, Data pekerjaan Kanada, Data pekerjaan AS

Menurut saya, IHSG dalam minggu ini kemungkinan masih bergerak dalam pola sideways. Walaupun ada secercah harapan di akhir minggu lalu dengan kenaikan tajam IHSG, namun penguatan tersebut akan diuji kembali pada minggu ini. Sentimen perang tarif kembali membayangi pasar.

Di awal minggu kemungkinan IHSG berpotensi terkoreksi mengikuti pelemahan bursa saham dunia. Selanjutnya kita lihat apakah IHSG masih bertahan atau tidak.

Perhatikan level support 4.441, selama tidak tembus ke bawah (breakdown), IHSG masih cenderung aman. Hati-hati bila jebol level 4.441 ke bawah

Sebaliknya jika tembus ke atas (breakout) level resistance 4.747, kemungkinan berpotensi pada penguatan lanjutan dengan potensi menguji kembali level resistance 5.000

Support IHSG di 4441, resistance 4747

Disarankan untuk safe trading

 

REKOMENDASI UMUM

  • Rekomendasi bagi trader saham: SHORT TERM TRADING
    IHSG di fase sideways dalam jangka pendek. Bisa trading jangka pendek pada saham-saham tertentu. Tetap safe trading.
  • Rekomendasi bagi investor saham: SELL
    Dalam jangka menengah IHSG terlihat masih downtrend, disarankan mengurangi kepemilikan saham

Rekomendasi di atas adalah rekomendasi umum. Jika ingin mendapatkan sinyal jual beli saham yang lebih spesifik, Anda bisa menggunakan layanan rekomendasi saham dari JurusCUAN.com yang dikirimkan langsung real time ke smartphone Anda.