Pasar Saham Berpotensi Menutup Gap Dekat Level 5000

User Rating: 5 / 5

Star ActiveStar ActiveStar ActiveStar ActiveStar Active
 

Pasar saham turun tajam namun kemudian berhasil rebound pada minggu lalu. IHSG sempat turun di level 4.820 akhirnya ditutup di 4.945. Terhitung masih turun dibanding penutupan minggu sebelumnya di 5.059. Secara teknikal IHSG masih di fase downtrend dalam jangka pendek. Bagaimana pergerakan IHSG selanjutnya? Akankah IHSG mampu menguat atau malah terkoreksi kembali? Simak ulasan lengkap Analisis Teknikal IHSG terbaru di sini.

Gambar di bawah adalah grafik IHSG sampai hari Jumat 25 September 2020

Analisis Pasar Saham IHSG 28 September 2020

 

KONDISI PASAR SAHAM SAAT INI

IHSG terlihat bergerak rebound setelah penurunan tajam sebelumnya. MACD di bawah signal, di area negatif. RSI terlihat bergerak turun. Dari kondisi teknikal ini, saya menyimpulkan IHSG berada di fase downtrend dalam jangka pendek.

Sementara bursa saham AS juga cenderung melemah di akhir minggu. Indeks Dow Jones berada di level 27.173, turun dibanding penutupan minggu sebelumnya di 27.657. Sedangkan indeks S&P500 terakhir di level 3.298, melemah dibanding penutupan sebelumnya di 3.319. Pelemahan bursa saham AS didorong koreksi saham-saham teknologi.

Minggu ini cukup banyak data dan kejadian ekonomi penting. Yang terutama akan diperhatikan investor dan trader adalah pernyataan Ketua Fed Powell di hadapan parlemen tentang respon terhadap Coronavirus. Berikut adalah kejadian dan data ekonomi dalam minggu ini:

  1. Senin 28 September 2020 : Pernyataan Ketua ECB Lagarde
  2. Rabu 30 September 2020 : Pernyataan Ketua ECB Lagarde
  3. Kamis 1 Oktober 2020 : Data manufaktur AS
  4. Jumat 2 Oktober 2020 : Data pekerjaan AS

Menurut saya, kemungkinan di minggu ini IHSG bergerak dalam pola konsolidasi. Setelah rebound tajam dari penurunan sebelumnya, IHSG masih berpeluang melanjutkan rebound tersebut. Kemungkinan IHSG berpotensi menutup gap kecil yang terjadi di sekitar level 5000. Tapi menurut saya rebound yang terjadi saat ini kemungkinan sifatnya terbatas. Sentimen yang ada masih cenderung negatif. Indonesia berpotensi masuk resesi. Covid-19 masih belum terkendali.

Sementara ini area trading IHSG cukup lebar, yaitu di kisaran area trading 4.754 - 5.188. Pasar saham sekarang masih cenderung sangat volatil. Di pasar saham yang seperti ini disarankan lebih berhati-hati.

Support IHSG 4.754. Resistance 5.188

Disarankan untuk tetap safe trading

 

REKOMENDASI UMUM

  • Rekomendasi bagi trader saham: SHORT TERM TRADING
    IHSG di fase downtrend dalam jangka pendek. Masih berpotensi volatil. Bisa trading pendek pada saham-saham tertentu. Tetap safe trading.
  • Rekomendasi bagi investor saham: HOLD
    Dalam jangka menengah IHSG terlihat sideways, disarankan wait and see.

Rekomendasi di atas adalah rekomendasi umum. Jika ingin mendapatkan sinyal jual beli saham yang lebih spesifik, Anda bisa menggunakan layanan rekomendasi saham dari JurusCUAN.com yang dikirimkan langsung real time ke smartphone Anda.