Outlook Pasar Saham Indonesia dan Ekonomi Global di 2013

User Rating: 5 / 5

Star ActiveStar ActiveStar ActiveStar ActiveStar Active
 

Beberapa waktu lalu saya mendapat kesempatan menjadi pembicara di acara Investor Gathering. Acara ini diadakan di FX Plaza Jakarta, diselenggarakan oleh Bisnis Indonesia dan OmniInvest. Topiknya adalah tentang outlook pasar saham Indonesia dan juga membahas tentang kondisi ekonomi global di 2013. Artikel ini akan memberikan ringkasan tentang materi di acara tersebut. Semoga berguna bagi yang tidak dapat ikut serta. Dan di sini Anda juga akan mengetahui bagaimana prospek IHSG di tahun 2013

Ada 4 pembicara di dalam acara tersebut.

  • Yang pertama Desmond Wira, saya sendiri. Saya berkesempatan mendapat giliran pertama, jadi lebih banyak membahas tentang investasi dan kondisi pasar saham secara umum.
  • Yang kedua adalah Hans Kwee, fund manager dari Emco Asset Management. Pak Hans membahas tentang outlook ekonomi global dan prospek pasar saham Indonesia
  • Yang ketiga adalah Angelo Michel, membahas tentang swing trading
  • Yang keempat adalah Kirdy Putra, membahas tentang hypnotherapy

Di dalam artikel ini saya hanya membahas tentang materi yang saya sampaikan dan pak Hans.

Ringkasan Materi oleh Desmond Wira:

  • Indonesia sudah menjadi tujuan investasi dengan didapatnya Investment Grade.
  • Dana asing terus masuk ke pasar saham Indonesia
  • Inflow asing 2012 sekitar Rp15,44 triliun.
  • Inflow asing 2013 sekitar Rp20 triliun hingga 8 Maret 2013 saja
  • Penyebabnya fundamental ekonomi Indonesia yang cukup kuat, yang dapat dilihat dari GDP meningkat, Middle class growth, proyeksi pertumbuhan ekonomi 2013 6%-6,5%
  • Studi menyatakan setelah mencapai level GDP 3000 per capita biasanya kanan melesat,
    seperti yang di alami China dan Korsel. Sekarang GDP Indonesia sudah 4000-an USD
  • Middle class growth menjadi pendorong pertumbuhan sektor konsumsi (makanan, minuman, ritel) dan properti (perumahan, lahan industri, konstruksi)
  • Seiring pertumbuhan GDP yang terus meningkat, pasar saham Indonesia juga terus meningkat. Dapat dilihat dari pasar saham sejak tahun 2003. Kondisi pasar saham Indonesi adalah strong bull atau permabull (permanent bull) yang sangat tepat untuk berinvestasi
  • Strategi terbaik untuk berinvestasi saat ini adalah Buy On Weakness

IHSG Strong Bullish

 

Ringkasan Materi oleh Hans Kwee:

  • Kondisi Eropa masih memprihatinkan. Spanyol dan Italia masih banyak masalah
  • Spanyol masih resesi. Italia memiliki problem politik
  • Investor harus mencermati Siprus. Walaupun ekonomi Siprus hanya 0,5% Eropa, tetapi Siprus dijadikan model untuk pemberian bailout. Jika syarat pemberian bailout Siprus diterapkan pada negara lain seperti Spanyol dan Italia kemungkinan dampaknya akan buruk.
  • Kondisi ekonomi Cina masih cukup baik, tapi melambat. Ditandai dengan data manufaktur yang turun.
  • Kondisi Indonesia bagus, ditandai dengan konsumsi domestik yang masih kuat. Investasi masih kuat. Pertumbuhan GDP di angka 6,3%-6,5%
  • Kondisi yang mengancam Indonesia adalah defisit neraca perdagangan, dan tekanan inflasi
  • Tekanan inflasi karena kenaikan UMR, naiknya impor hortikultura, dan wacana pembatasan BBM
  • Kondisi pasar saham sendiri cukup bagus. JP Morgan dan Morgan Stanley upgrade Indonesia dari Neutral menjadi Buy
  • Pelaku pasar akan antisipasi pembagian dividen
  • Masalah di pasar saham Indonesia adalah PER yang tinggi 16x, India 15x, Singapura 14x, Korsel 11x dan Cina 10x. Tapi hal ini diimbangi oleh ROE Indonesia yang tinggi 21%, Cina 20%, India 15%
  • Secara teknikal IHSG masih di fase naik (Wave 3)
  • IHSG berpeluang tutup di 5150-5250-5500 di akhir tahun
  • Tekanan inflasi mulai meningkat diperkirakan mulai April - Mei 2013

Semoga bermanfaat

oleh
Desmond Wira
http://www.juruscuan.com