Pasar Saham Setelah BI Menurunkan Suku Bunga Acuan Menjadi 4,25%

User Rating: 5 / 5

Star ActiveStar ActiveStar ActiveStar ActiveStar Active
 

Sesuai analisis sebelumnya, pasar saham diprediksi berpotensi menguji kembali level 5900. Ternyata tidak hanya menguji level 5900, tapi juga mencetak rekor intraday tertinggi baru di 5928. Akhirnya IHSG ditutup di level 5911. Apakah IHSG bisa kembali melanjutkan penguatannya? Bagaimana pergerakan IHSG selanjutnya? Simak ulasan lengkap Analisis Teknikal IHSG terbaru di sini.

Gambar di bawah adalah grafik IHSG sampai hari Senin 25 September 2017

Analisis Pasar Saham IHSG 25 September 2017

 

KONDISI PASAR SAHAM SAAT INI

Secara teknikal, kondisi IHSG terlihat masih terlihat relatif datar. MACD di atas signal, dan masih bernilai positif. RSI terlihat mulai bergerak naik. Dari kondisi teknikal ini, saya menyimpulkan IHSG masih berada dalam pola sideways pada jangka pendek. 

Sementara bursa saham AS masih mencetak rekor pada penutupan minggu lalu. Indeks Dow Jones ditutup di level 22.349, naik dibanding penutupan sebelumnya di 22.268. Sedangkan indeks S&P500 berakhir di level 2502, naik tipis dibanding penutupan minggu sebelumnya di  2.500

Minggu ini cukup banyak data dan kejadian ekonomi penting. Yang akan menjadi perhatian bagi investor saham adalah pernyataan berbagai bank sentral dunia. Berikut adalah kejadian dan data ekonomi yang perlu diperhatikan dalam minggu ini:

  1. Senin 25 September 2017 : Pernyataan Gubernur BOJ Kuroda, Pernyataan Presiden ECB Mario Draghi
  2. Selasa 26 September 2017 : Data keyakinan konsumen AS, Pernyataan Ketua Fed Janet Yellen
  3. Rabu 27 September 2017: Data durable goods AS, Pernyataan Gubernur BOC Poloz, Data persediaan minyak AS
  4. Kamis 28 September 2017: Data suku bunga New Zealand, Pernyataan Gubernur BOJ Kuroda, Pernyataan Gubernur BOE Carney, Data GDP AS, Data klaim pengangguran AS
  5. Jumat 29 September 2017: Data current account Inggris, Data GDP Kanada, Pernyataan Presiden ECB Draghi, Pernyataan Gubernur BOE Carney

Pada Jumat 22 September 2017 BI memutuskan untuk menurunkan suku bunga acuan (BI) 7-day reverse repo rate sebesar 25 bps menjadi 4,25%. Hal ini berpotensi menjadi sentimen positif bagi pasar saham pada minggu ini. Namun ada juga beberapa sentimen negatif. Setelah China, Hongkong didowngrade oleh lembaga rating, terakhir Inggris juga mendapatkan downgrade dari lembaga rating Moody.

Perkiraan saya, IHSG dalam minggu ini masih dalam pola sideways dalam jangka pendek. IHSG masih memiliki potensi penguatan lebih lanjut, tapi kemungkinan terbatas. Disarankan untuk tetap safe trading. Kemungkinan pasar saham lebih fluktuatif dalam minggu ini

Support IHSG berada di 5831, sedangkan resistance di 5950.

 

REKOMENDASI UMUM

  • Rekomendasi bagi trader saham: SHORT TERM TRADING
    IHSG berada dalam pola sideways dalam jangka pendek, bisa trading jangka pendek pada saham-saham tertentu
  • Rekomendasi bagi investor saham: WAIT AND SEE
    Dalam jangka menengah IHSG masih sideways. Sementara wait and see dulu

 

SEMINAR FOREX 18 November 2017 di Jakarta

Ikuti JurusCUAN Forex Seminar dengan topik "Simple tapi Profit". Diadakan di Jakarta (18 November 2017). Pembicara Desmond Wira, full time trader dan penulis berbagai buku best seller tentang trading. Membahas penggunaan teknik trading yang sederhana tapi tetap bisa profit. Dibahas juga tentang berbagai tips sederhana untuk meningkatkan profit, meliputi manajemen uang dan psikologi trading. Info selengkapnya di sini


Rekomendasi di atas adalah rekomendasi umum. Jika ingin mendapatkan sinyal jual beli saham yang lebih spesifik, Anda bisa menggunakan layanan rekomendasi saham dari JurusCUAN.com yang dikirimkan langsung real time ke smartphone Anda.