IHSG Membentuk Downtrend Channel, Siap Breakout?

User Rating: 5 / 5

Star ActiveStar ActiveStar ActiveStar ActiveStar Active
 

Pasar saham pada minggu lalu terkoreksi, turun dari level 6.628 hingga ditutup di level 6.505. Secara teknikal IHSG masih dalam fase konsolidasi, membentuk downtrend channel dalam jangka pendek. Bagaimana pergerakan IHSG selanjutnya? Simak ulasan lengkap Analisis Teknikal IHSG terbaru di sini.

Gambar di bawah adalah grafik IHSG sampai hari Jumat 9 Februari 2018

Analisis Pasar Saham IHSG 9 Februari 2018

 

KONDISI PASAR SAHAM SAAT INI

Secara teknikal, kondisi IHSG terlihat berkonsolidasi. MACD di bawah signal, masih bernilai positif. RSI terlihat bergerak turun. Dari kondisi teknikal ini, saya menyimpulkan IHSG masih berkonsolidasi. Bila kita perhatikan, IHSG membentuk pola downtrend channel dalam jangka pendek.

Penurunan IHSG tidak luput dari imbas pelemahan bursa saham global, terutama AS. Akhir minggu lalu bursa saham AS masih terkoreksi. Indeks Dow Jones ditutup di level 24.190, turun tajam dibanding minggu sebelumnya di 25.520. Sedangkan indeks S&P500 berakhir di level 2.619, terpuruk dibanding minggu sebelumnya di 2.762. Penurunan pasar saham AS dipicu oleh kehawatiran akan inflasi yang meningkat. Walaupun turun, tapi di akhir minggu bursa saham AS berhasil rebound dari level terendahnya.

Minggu ini banyak data dan kejadian ekonomi penting. Terutama yang perlu dicermati adalah pernyataan presiden AS Trump, suku bunga Fed dan data pekerjaan AS. Berikut adalah kejadian dan data ekonomi yang perlu diperhatikan dalam minggu ini:

  1. Selasa 13 Februari 2018 : Data inflasi Inggris
  2. Rabu 14 Februari 2018 : Data inflasi New Zealand, Data inflasi dan penjualan ritel AS, Data minyak AS
  3. Kamis 15 Februari 2018: Data pekerjaan Australia, Data harga produsen AS
  4. Jumat 16 Februari 2018 : Pernyataan Gubernur RBA Lowe, Data ritel Inggris, Data ijin bangunan AS

Perkiraan saya, IHSG dalam minggu ini masih dalam fase konsolidasi. Tapi ada potensi penguatan terutama di awal minggu, mengikuti rebound pasar saham global. Perhatikan downtrend channel, bila berhasil breakout ke atas, kemungkinan kondisi IHSG lebih kondusif ke depannya. Bila dilihat fundamental ekonomi Indonesia masih cukup solid. Penurunan IHSG akhir-akhir ini lebih dipicu oleh sentimen negatif dari bursa saham dunia. Walaupun demikian tetap safe trading.

Support IHSG berada di 6426, sedangkan resistance di 6582.

 

REKOMENDASI UMUM

  • Rekomendasi bagi trader saham: WAIT AND SEE atau SHORT TERM TRADING
    IHSG di fase konsolidasi dalam jangka pendek. Bisa wait and see atau trading jangka pendek pada saham-saham tertentu
  • Rekomendasi bagi investor saham: BUY
    Dalam jangka menengah IHSG masih dalam kondisi uptrend, bisa akumulasi pada saham-saham tertentu

Rekomendasi di atas adalah rekomendasi umum. Jika ingin mendapatkan sinyal jual beli saham yang lebih spesifik, Anda bisa menggunakan layanan rekomendasi saham dari JurusCUAN.com yang dikirimkan langsung real time ke smartphone Anda.