Setelah Libur Lebaran 2018, IHSG Masih Downtrend

User Rating: 5 / 5

Star ActiveStar ActiveStar ActiveStar ActiveStar Active
 

Setelah libur panjang lebaran, pasar saham dibuka lagi dan kemudian di akhir minggu IHSG terpuruk lagi hingga ditutup di level 5.821. Secara teknikal IHSG masih berada di fase downtrend dalam jangka pendek. Bagaimana pergerakan IHSG selanjutnya? Simak ulasan lengkap Analisis Teknikal IHSG terbaru di sini.

Gambar di bawah adalah grafik IHSG sampai hari Jumat 22 Juni 2018

Analisis Pasar Saham IHSG 25 Juni 2018

 

KONDISI PASAR SAHAM SAAT INI

Secara teknikal, IHSG tidak terlalu kondusif. MACD memotong signal, bernilai negatif. RSI terlihat bergerak relatif datar. Dari kondisi teknikal ini, saya menyimpulkan IHSG masih berada di fase downtrend dalam jangka pendek.

Sementara bursa saham AS sedikit rebound pada akhir minggu lalu, walaupu secara keseluruhan pada minggu tersebut cenderung turun. Indeks Dow Jones ditutup di level 24.580. Sedangkan indeks S&P500 terakhir di 2.754. Rebound terjadi seiring meredanya kekhawatiran investor akan perang dagang.

Minggu ini tidak banyak rilis data dan kejadian ekonomi penting. Berikut adalah kejadian dan data ekonomi yang perlu diperhatikan dalam minggu ini:

  1. Selasa 26 Juni 2018 : Data keyakinan konsumen AS
  2. Rabu 27 Juni 2018 : Data keyakinan konsumen NZ, Pernyataan Gub BOE Carney, Data durable goods AS, Data minyak AS
  3. Kamis 28 Juni 2018: Suku bunga NZ, Data GDP AS
  4. Jumat 29 Juni 2018: Data current account Inggris, Data GDP Kanada, Pernyataan BOC (Kanada)

Perkiraan saya, IHSG di minggu ini kemungkinan bergerak secara konsolidasi setelah penurunan sebelumnya. Area pergerakana IHSG di sekitar 5716-6023. Perhatikan level support 5716. Jika level support ini jebol ke bawah, waspada karena ada potensi koreksi lanjutan. Jika level support ini masih tidak tembus, IHSG masih berada di area transaksi 5716-6023 tersebut. Disarankan tetap safe trading.

Support IHSG berada di 5716, sedangkan resistance di 6023.

 

REKOMENDASI UMUM

  • Rekomendasi bagi trader saham: WAIT AND SEE atau SHORT TERM TRADING
    IHSG di fase downtrend dalam jangka pendek. Bisa wait and see atau trading jangka pendek pada saham-saham tertentu
  • Rekomendasi bagi investor saham: SELL
    Dalam jangka menengah IHSG masih fase downtrend, disarankan profit taking / jual

Rekomendasi di atas adalah rekomendasi umum. Jika ingin mendapatkan sinyal jual beli saham yang lebih spesifik, Anda bisa menggunakan layanan rekomendasi saham dari JurusCUAN.com yang dikirimkan langsung real time ke smartphone Anda.