Sentimen Perang Dagang, IHSG Masih Downtrend

User Rating: 5 / 5

Star ActiveStar ActiveStar ActiveStar ActiveStar Active
 

IHSG sempat berada di level 5832 sebelum akhirnya kembali turun dan ditutup di level 5694. Penurunan IHSG terkait dengan sentimen negatif perang dagang AS-China. Secara teknikal IHSG masih berada di fase downtrend dalam jangka pendek. Bagaimana pergerakan IHSG selanjutnya? Simak ulasan lengkap Analisis Teknikal IHSG terbaru di sini.

Gambar di bawah adalah grafik IHSG sampai hari Jumat 6 Juli 2018

Analisis Pasar Saham IHSG 9 Juli 2018

 

KONDISI PASAR SAHAM SAAT INI

Secara teknikal, IHSG masih tidak terlalu kondusif. MACD di bawah signal, bernilai negatif. RSI terlihat bergerak datar di area bawah. Dari kondisi teknikal ini, saya menyimpulkan IHSG masih berada di fase downtrend dalam jangka pendek.

Sementara bursa saham AS melemah sepanjang minggu lalu. Indeks Dow Jones ditutup di level 24.456, naik dari penutupan minggu sebelumnya di 24.271. Sedangkan indeks S&P500 terakhir di 2.759, menguat dibanding penutupan minggu sebelumnya di 2.718. Penguatan bursa saham didorong reboundnya saham tekonologi.

Minggu ini tidak terlalu banyak data dan kejadian ekonomi penting. Berikut adalah kejadian dan data ekonomi yang perlu diperhatikan dalam minggu ini:

  1. Senin 9 Juli 2018 : Pernyataan Gub BOJ Kuroda, Pernyataan Presiden ECB Draghi
  2. Selasa 10 Juli 2018 : Data GBP Inggris
  3. Rabu 11 Juli 2018 : Pernyataan Presiden ECB Draghi, Suku bunga Kanada, Data minyak AS, Pernyataan Gub BOE Carney
  4. Kamis 12 Juli 2018: Kebijakan ECB, Data inflasi AS

Secara umum, sentimen market masih negatif untuk pasar saham Indonesia. Terutama dimulainya perang dagang AS-China. Trump dikabarkan mengancam akan mengenakan tarik pada produk Indonesia, terutama tekstil. Rupiah masih lemah.

Perkiraan saya, IHSG di minggu ini kemungkinan bergerak secara konsolidasi dalam area trading 5557-5832. Tapi disarankan tetap waspada, karena IHSG masih dalam fase downtrend jangka pendek. Secara umum, sentimen market masih negatif untuk pasar saham Indonesia. Terutama dimulainya perang dagang AS-China. Trump dikabarkan mengancam akan mengenakan tarif pada produk Indonesia, terutama tekstil. Rupiah masih lemah. Disarankan tetap safe trading.

Support IHSG berada di 5557, sedangkan resistance di 5832.

 

REKOMENDASI UMUM

  • Rekomendasi bagi trader saham: WAIT AND SEE atau SHORT TERM TRADING
    IHSG di fase downtrend dalam jangka pendek. Bisa wait and see atau trading jangka pendek pada saham-saham tertentu
  • Rekomendasi bagi investor saham: WAIT AND SEE
    Dalam jangka menengah IHSG masih fase downtrend, setelah jualan beberapa waktu lalu disarankan tunggu perkembangan pasar.

Rekomendasi di atas adalah rekomendasi umum. Jika ingin mendapatkan sinyal jual beli saham yang lebih spesifik, Anda bisa menggunakan layanan rekomendasi saham dari JurusCUAN.com yang dikirimkan langsung real time ke smartphone Anda.