Pasar Saham Dunia Bergejolak, IHSG Berpotensi Melanjutkan Rebound Terbatas

User Rating: 5 / 5

Star ActiveStar ActiveStar ActiveStar ActiveStar Active
 

Pasar saham dunia pada minggu lalu turun tajam. Pelemahan bursa saham dunia juga berimbas pada IHSG. Pada akhir minggu lalu, IHSG sempat turun hingga level 5.669. sebelum akhirnya rebound dan ditutup pada level 5.756. Secara teknikal IHSG masih berada di fase downtrend dalam jangka pendek. Bagaimana pergerakan IHSG selanjutnya? Simak ulasan lengkap Analisis Teknikal IHSG terbaru di sini.

Gambar di bawah adalah grafik IHSG sampai hari Jumat 12 Oktober 2018

Analisis Pasar Saham IHSG 15 Oktober 2018

 

KONDISI PASAR SAHAM SAAT INI

IHSG terlihat bergerak dalam pola turun. MACD di bawah signal, bernilai negatif. RSI terlihat bergerak turun, tapi mulai ada sedikit pergerakan naik. Dari kondisi teknikal ini, saya menyimpulkan IHSG kembali dalam fase downtrend dalam jangka pendek.

Sementara bursa saham AS relatif bergerak melemah sepanjang minggu lalu. Indeks Dow Jones terakhir di level 25.339, turun tajam dari minggu sebelumnya di 26.447. Sedangkan indeks S&P500 terakhir di level 2.767, turun tajam dibanding penutupan minggu sebelumnya di 2.885. Pelemahan bursa saham AS, didorong oleh kekhawatiran investor pada meningkatnya yield obligasi AS.

Minggu ini cukup banyak data dan kejadian ekonomi penting. Yang akan diperhatikan investor terutama adalah laporan meeting Fed. Berikut adalah kejadian dan data ekonomi yang perlu diperhatikan dalam minggu ini:

  1. Senin 15 Oktober 2018 : Data ritel AS, Survey Bisnis BOC
  2. Selasa 16 Oktober 2018 : Data inflasi NZ, Data pendapatan Inggris
  3. Rabu 17 Oktober 2018 : Data inflasi Inggris, Data harga produsen AS, Laporan meeting Fed
  4. Kamis 18 Oktober 2018 : Data pekerjaan Australia, Pernyataan Ketua BOJ Kuroda, Data ritel Inggris, EU Economic Summit
  5. Jumat 19 Oktober 2018 : Data GDP China, Pernyataan Ketua BOJ Kuroda, Data inflasi dan ritel Kanada, Pernyataan Gubernur BOE Carney

Perkiraan saya, IHSG di minggu ini kemungkinan masih berpotensi melanjutkan penguatan setidaknya di awal minggu. Jika melanjutkan rebound, IHSG berpotensi mencoba level resistance 5.850 sekaligus menutup gap yang terbentuk saat penurunan tajam sebelumnya. Jika berhasil tembus level resistance tersebut, berpotensi bagus untuk IHSG. Namun demikian, tetap disarankan safe trading. Sementara sentimen masih negatif, terutama dari pelemahan rupiah yang masih tertahan di kisaran level Rp 15.200 per dollar AS, lalu meningkatnya yield obligasi AS. Di benua Eropa kondisi ekonomi Italia juga masih menjadi pertanyaan. IHSG masih berpotensi melemah lagi bila gagal breakout level resistance 5.850. Jika melemah lagi, IHSG berpotensi mencoba lagi level support 5.621.

Support IHSG berada di 5621, sedangkan resistance di 5850.

 

REKOMENDASI UMUM

  • Rekomendasi bagi trader saham: SHORT TERM TRADING
    IHSG downtrend dalam jangka pendek. Bisa trading jangka pendek pada saham-saham tertentu. Tetap safe trading
  • Rekomendasi bagi investor saham: WAIT AND SEE
    Dalam jangka menengah IHSG terlihat sideways, disarankan tunggu perkembangan pasar.

Rekomendasi di atas adalah rekomendasi umum. Jika ingin mendapatkan sinyal jual beli saham yang lebih spesifik, Anda bisa menggunakan layanan rekomendasi saham dari JurusCUAN.com yang dikirimkan langsung real time ke smartphone Anda.