Pasar Saham Dunia Berguguran, Bagaimana Dengan IHSG?

User Rating: 5 / 5

Star ActiveStar ActiveStar ActiveStar ActiveStar Active
 

Pada minggu lalu, pasar saham masih bergerak cenderung menguat. IHSG ditutup di level di level 6.169, naik dibanding penutupan minggu sebelumnya di 6.126. Secara teknikal IHSG masih berada di fase uptrend dalam jangka pendek. Penguatan tersebut di tengah bursa saham dunia yang bergerak turun. Bagaimana pergerakan IHSG selanjutnya? Mampukah IHSG bertahan atau bahkan menguat kembali? Simak ulasan lengkap Analisis Teknikal IHSG terbaru di sini.

Gambar di bawah adalah grafik IHSG sampai hari Jumat 7 Desember 2018

Analisis Pasar Saham IHSG 17 Desember 2018

 

KONDISI PASAR SAHAM SAAT INI

IHSG terlihat masih kondusif. MACD di atas signal, bernilai positif. RSI terlihat bergerak cenderung datar. IHSG juga terlihat masih di dalam channel uptrend. Dari kondisi teknikal ini, saya menyimpulkan IHSG masih berada di fase uptrend dalam jangka pendek.

Sementara bursa saham AS bergerak turun sepanjang minggu lalu. Indeks Dow Jones terakhir di level 24.100, turun dibanding minggu sebelumnya di 24.388. Sedangkan indeks S&P500 terakhir di level 2.599, turun dibanding minggu sebelumnya di 2.633. Penurunan tajam bursa saham AS didorong kekhawatiran investor akan melambatnya pertumbuhan ekonomi dunia, setelah rilis data ekonomi China dan Perancis yang meleset dari ekspektasi.

Minggu ini ada beberapa data dan kejadian ekonomi penting. Yang perlu diperhatikan investor dan trader terutama keputusan suku bunga Fed dan juga Rapat Dewan Gubernur BI. Berikut adalah kejadian dan data ekonomi dalam minggu ini:

  1. Rabu 19 Desember 2018 : Data inflasi Inggris, Data inflasi Kanada, Suku bunga Fed, Rapat Dewan Gubernur BI
  2. Kamis 20 Desember 2018 : Data GDP NZ, Data pekerjaan Australia, Suku bunga Jepang, Data ritel Inggris, Rapat Dewan Gubernur BI
  3. Jumat 21 Desember 2018 : Data current account Inggris, Data ritel Kanada, Data GDP Kanada, Data GDP AS

Fed diprediksi akan menaikkan suku bunga pada meeting bulan Desember. BI 7- Day Reverse Repo Rate atau suku bunga di bulan November 2018 sudah berada di angka 6%. BI diprediksi mempertahankan suku bunga di angka 6%.

Menurut saya, walaupun IHSG masih berada di fase uptrend, tapi kemungkinan minggu ini IHSG cenderung bergerak agak berkonsolidasi. Situasi pasar saham dunia juga tidak terlalu cerah. Investor kemungkinan akan menunggu keputusan suku bunga di minggu ini. Kemungkinan IHSG bergerak dalam area 6069-6200. Waspada terhadap aksi profit taking yang kemungkinan bisa terjadi. Jika terjadi koreksi, IHSG berpotensi menguji level 6.069. Sementara juga terjadi penguatan dan tembus resistance 6200, IHSG berpotensi menguji level 6.250. Disarankan tetap berhati-hati, kondisi pasar saham dunia tidak terlalu kondusif.

Support IHSG berada di 6.069, sedangkan resistance di 6.200.

 

REKOMENDASI UMUM

  • Rekomendasi bagi trader saham: BUY
    IHSG uptrend dalam jangka pendek. Bisa beli untuk trading jangka pendek pada saham-saham tertentu. Tetap safe trading.
  • Rekomendasi bagi investor saham: BUY
    Dalam jangka menengah IHSG terlihat mulai masuk fase uptrend, disarankan akumulasi saham-saham tertentu.

Rekomendasi di atas adalah rekomendasi umum. Jika ingin mendapatkan sinyal jual beli saham yang lebih spesifik, Anda bisa menggunakan layanan rekomendasi saham dari JurusCUAN.com yang dikirimkan langsung real time ke smartphone Anda.