Perbedaan Krisis, Resesi Dan Depresi Ekonomi

User Rating: 5 / 5

Star ActiveStar ActiveStar ActiveStar ActiveStar Active

Akibat pandemi Covid-19 sejumlah mengalami resesi ekonomi, bahkan beberapa terancam mengalami depresi. Ada tiga pengertian yang memiliki makna mirip yaitu krisis, resesi dan depresi ekonomi.Lalu apa sebenarnya perbedaan masing-masing? Simak penjelasannya di sini

Perbedaan Krisis, Resesi Dan Depresi Ekonomi

Pasar Saham Anjlok (Crash), Apa Yang Harus Dilakukan?

User Rating: 5 / 5

Star ActiveStar ActiveStar ActiveStar ActiveStar Active

Pasar saham tidak selalu bergerak naik terus. Ada kalanya turun, yang kadang sangat tajam. Tidak selamanya bursa saham akan naik, suatu waktu karena kejadian tertentu pasar saham bisa anjlok. Istilah kerennya“CRASH”. Pada saat ini semua saham tidak terkecuali, termasuk yang berfundamental kuat, turun harganya sangat dalam. Investor yang mengalami pasar saham crash seringkali bingung tidak tahu harus berbuat apa. Artikel ini akan membahas tips apa saja yang harus dilakukan seorng investor saham saat menghadapi pasar saham anjlok (crash).

Krisis Di Pasar Saham, Bagaimana Menyikapinya?

Pasar Saham Bearish, Saatnya Evaluasi

User Rating: 5 / 5

Star ActiveStar ActiveStar ActiveStar ActiveStar Active

Semua orang pasti terlihat pintar berinvestasi atau trading saat pasar saham cenderung bergerak naik (bullish). Mencari profit di saat pasar saham bullish itu gampang. Bahkan ngawur beli saham pun bisa profit. Tapi bagaimana saat pasar saham cenderung bergerak turun (bearish)? Hanya sedikit investor atau trader yang bisa berkinerja baik saat pasar saham bearish. Saat pasar saham bearish, biasanya kebanyakan orang baru menyadari berinvetasi atau trading saham itu tidak mudah. Maka dari itu, saat pasar saham bearish, adalah waktu yang tepat bagi kita untuk melakukan evaluasi.

Pasar Saham Bearish, Saatnya Evaluasi

Harga Saham Mencerminkan 3 Hal Penting, Apa Saja?

User Rating: 5 / 5

Star ActiveStar ActiveStar ActiveStar ActiveStar Active

Ada banyak sekali saham yang terdaftar di BEI (Bursa Efek Indonesia) dengan harganya masing-masing. Harga saham sangat bervariasi, mulai dari yang paling murah Rp 50 sampai ada yang puluhan ribu rupiah. Bahkan, sebelum delisting sukarela, saham AQUA berani melakukan tender offer hingga Rp 500 ribu per lembar saham. Mengapa ada saham yang harganya murah sekali dan ada yang mahal sekali? Harga saham sebenarnya mencerminkan 3 hal penting yang perlu diketahui setiap investor saham.

Harga Saham Mencerminkan 3 Hal Penting, Apa Saja?