Mempersiapkan Dana Pendidikan Anak

User Rating: 5 / 5

Star ActiveStar ActiveStar ActiveStar ActiveStar Active
 

Semua orang tua pasti menyadari bahwa biaya pendidikan sekarang sangat mahal. Biaya untuk masuk TK favorit di Jakarta saja sekarang bisa 10 juta (tahun 2011). Beberapa tahun lagi tentulah akan makin membebani kita sebagai orang tua. Saya yakin banyak orang tua sudah berpikir untuk menyiapkan dana pendidikan bagi buah hatinya sejak dini. Bahkan sejak anak masih TK atau SD. Cuma banyak orang tua masih bingung apa yang harus dilakukan. Baca artikel ini untuk mengetahui solusi yang tepat mempersiapkan dana pendidikan anak

Dengan semakin meningkatnya biaya pendidikan, banyak orang berinvestasi untuk mempersiapkan dana pendidikan anak. Ini adalah tindakan yang benar. Hanya investasi yang bisa meningkatkan uang yang Anda miliki. Lebih lanjut, orang banyak yang melirik emas sebagai investasi masa depan pendidikan anak sekarang. Mereka membeli emas sekarang, saat anaknya masih kecil, kemudian menjualnya lagi saat anak masuk kuliah. Sekilas memang solusi berinvestasi emas ini merupakan solusi terbaik, karena kita lihat harga emas naik terus. Investasi emas mungkin bisa menjadi solusi kenaikan inflasi biaya pendidikan. Pertanyaannya benarkah demikian?

Untuk menjawabnya mari kita lihat data konkrit. Bila dilihat lebih mendalam, kenaikan biaya pendidikan selama ini ternyata jauh lebih tinggi daripada kenaikan harga secara umum, ataupun kenaikan harga bahan makanan. Bila dibandingkan dengan level pada tahun 2000, kenaikan biaya pendidikan sampai dengan bulan Juli tahun 2009 sudah mencapai di atas 200 persen.Hal ini terlihat dari indeks biaya pendidikan yang mencapai 327 (dengan tahun dasar 2000 = 100). Kenaikan ini jauh di atas kenaikan harga pangan di mana indeks harganya naik ke 222 dalam periode yang sama (inflasi sebesar 122 persen).Juga jauh lebih tinggi dari kenaikan harga secara umum, yang indeks harganya naik ke level 215 (inflasi sebesar 115 persen) dalam periode yang sama. Untuk lebih jelasnya silakan lihat tabel

Tahun Inflasi (umum) Pangan Pendidikan
2000 100 100 100
2009 (Juli) 215 222 327
Kenaikan 115% 122% 227%

 

Dari tabel terlihat bahwa untuk menyiapkan dana pendidikan anak dengan berinvestasi untuk mengalahkan inflasi saja tidak cukup. Kenaikan biaya pendidikan jauh lebih besar dari kenaikan inflasi secara umum. Di masa depan saya perkirakan kenaikan biaya pendidikan akan lebih tinggi lagi. Orang membutuhkan pendidikan semakin tinggi untuk berkompetisi. Dunia makin terhubung, dan kompetitor anak kita nanti bukan hanya orang lokal, tapi juga orang asing.

Kembali ke persoalan mempersiapkan dana pendidikan anak. Kita harus memilih investasi yang bisa memberikan imbal hasil yang lebih tinggi dari kenaikan biaya pendidikan. Apa itu? Lihat tabel di bawah.

Tahun Biaya pendidikan Emas Saham (IHSG) ASII
2000 100 287 416 2000
2009 (Juli) 327 950 2534 29300
Kenaikan 227% 231% 509% 1365%

 

Di tabel di atas, terlihat jelas bahwa berinvestasi di emas untuk menyiapkan dana pendidikan anak memang bisa menjadi solusi. Tapi MEPET. Kenaikan harga emas hanya sedikit di atas kenaikan biaya pendidikan. Kalau perkiraan kita benar bahwa biaya pendidikan di masa depan akan naik lebih tinggi lagi, impian kita sebagai orang tua untuk menyekolahkan anak setinggi-tingginya tinggal harapan.

Lalu apa solusinya? Berinvestasi di instrumen yang kenaikannya jauh lebih tinggi dari kenaikan biaya pendidikan yaitu di saham. Perhatikan bahwa kenaikan harga saham secara umum pada periode yang sama mencapai 509%. Jauh lebih tinggi dari kenaikan biaya pendidikan. Bahkan kalau kita memilih saham dengan tepat, seperti contoh ASII, kita bisa mendapatkan dana pendidikan berlimpah untuk untuk anak di masa depan. Secara umum memang berinvestasi pasar saham jauh lebih menguntungan dari pada berinvestasi emas.

Sekarang terserah bagi Anda: Apakah Anda mau berinvestasi di emas yang hasilnya "mungkin cukup" untuk menyekolahkan anak di masa depan. Atau Anda mau berinvestasi di saham yang hasilnya "jauh lebih" menjamin dana pendidikan anak Anda di masa depan.

Bagaimana, tertarik berinvestasi di saham? Klik di sini untuk tahu bagaimana memulai investasi saham atau bila ingin langsung membuka rekening saham klik di sini.

oleh
Desmond Wira
http://www.juruscuan.com