Apakah Investasi Saham Sama Dengan Judi?

User Rating: 5 / 5

Star ActiveStar ActiveStar ActiveStar ActiveStar Active
 

Salah satu pertanyaan yang banyak ditanyakan masyarakat tentang investasi saham adalah apakah saham sama dengan judi. Ada sebagian orang yang masih menganggap kalau investasi di saham itu sama dengan judi. Apakah benar investasi saham sama dengan judi? Apakah investasi saham itu halal?

Untuk menjawab pertanyaan apakah saham sama dengan judi, bisa dilihat dari sisi hukum. Dari aspek legal, investasi saham merupakan investasi yang legal dan dijamin pemerintah. Investasi saham juga diatur dalam Undang Undang Pasar Modal. Jika melanggar hukum, tentu tidak ada Undang-Undangnya.

Tahun 2011 pasar saham juga sudah memperoleh fatwa halal dari MUI (Majelis Ulama Indonesia) sesuai dengan syariah Islam. Hal ini dibuktikan dengan diterbitkannya fatwa Nomor: 80/DSN-MUI/III/2011 oleh DSN-MUI mengenai Penerapan Prinsip Syariah dalam Mekanisme Perdagangan Efek Bersifat Ekuitas di Pasar Reguler Bursa Efek Indonesia.

MUI Nyatakan Jual Beli Saham Halal

Gambar di atas adalah salah satu liputan pers
setelah MUI mengeluarkan sertifikat halal untuk investasi saham


Secara garis besar investasi saham di Bursa Efek Indonesia dianggap sesuai syariah apabila hanya melakukan jual-beli saham syariah dan tidak melakukan transaksi yang dilarang secara syariah. Saham-saham syariah yang dimaksud adalah saham saham yang termasuk Daftar Efek Syariah (DES) dan Jakarta Islamic Index (JII). Sampai tahun 2014, tercatat ada 500 saham yang ada di pasar modal, sedikitnya 300 saham sudah masuk dalam efek syariah.

Contoh transaksi yang haram adalah transaksi yang transaksi dengan unsur spekulasi atau tanpa alasan jelas. Transaksi saham itu bukan spekulasi karena dapat dipelajari melalui laporan keuangan perusahaan atau dinamakan Analisis Fundamental. Spekulasi itu terjadi apabila investor melakukan transaksi saham tanpa menggunakan analisa, riset atau pengetahuan maka dapat dikatakan transaksi investor tersebut tidak memenuhi prinsip syariah.

Untuk lebih menjamin investor saham yang ingin bertransaksi saham secara syariah, sekarang investor dapat membuka rekening saham syariah. Secara khusus rekening saham ini hanya dapat mentransaksikan saham dalam kategori syariah. Bila ada order untuk membeli saham di luar saham syariah secara otomatis akan ditolak oleh sistem.

Jadi boleh disimpulkan bahwa investasi saham yang dilakukan dengan benar tidak sama dengan judi. Investasi saham adalah investasi yang legal dan juga halal.

oleh
Desmond Wira
http://www.juruscuan.com