TERBUKTI!!!
Telah banyak Member JurusCUAN.com yang mendapatkan PROFIT
Dari rekomendasi saham kami

INFO DI SINI

You are here: HomeInvestasiJanuary Effect Di Pasar Saham
FacebookTwitterGoogle Bookmarks

January Effect Di Pasar Saham

User Rating:  / 3
PoorBest 

Setiap awal tahun, investor biasanya mengharapkan profit melimpah dari January Effect di pasar saham. Apa itu January Effect (Efek Januari)? Apa penyebabnya? Apakah January Effect terjadi juga di pasar saham lokal atau BEI (Bursa Efek Indonesia) ? Simak jawabannya di sini

January Effect Di Pasar Saham

APA ITU JANUARY EFFECT?
January Effect (Efek Januari) adalah suatu kepercayaan dimana harga saham cenderung naik di bulan Januari. Efek kalender ini menciptakan kesempatan bagi investor saham untuk membeli saham di harga lebih rendah sebelum Januari dan menjualnya setelah harga sahamnya naik.

 

APAKAH PENYEBAB JANUARY EFFECT?
January Effect pertama kali diamati sekitar tahun 1942 oleh seorang bankir bernama Sidney B. Wachtel. Ia mencatat bahwa sejak tahun 1925, terjadi peningkatan harga saham di bulan Januari, terutama pada saham-saham berkapitalisasi kecil. Ada beberapa teori yang bisa menjelaskan tentang January Effect. Teori yang paling umum menjelaskan fenomena ini adalah bahwa investor individu cenderung melepas saham untuk menghindari pajak di akhir tahun. Kemudian mereka membeli kembali saham tersebut di bulan Januari, yang mengakibatkan harganya naik. Teori lain mengatakan penyebabnya adalah kebanyakan investor individu yang bekerja menerima bonus akhir tahun, kemudian bonus tersebut dibelikan saham di bulan Januari.

 

JANUARY EFFECT DI PASAR SAHAM AS
Gambar di bawah ini menunjukkan return di pasar saham AS di bulan Januari dari tahun 1951-2011. Kalau dilihat, sampai 1980-an fenomena January Effect masih cukup efektif. Tapi setelah itu mulai tidak signifikan efeknya. Hal ini kemungkinan disebabkan sudah banyak orang yang menggunakan rencana investasi yang terlindungi pajak, sehingga tidak perlu menjual saham di akhir tahun.

January Effect S&P500

 

JANUARY EFFECT DI PASAR SAHAM INDONESIA
Apakah January Effect terjadi di pasar saham Indonesia? Dari data tahun 1995-2015 (21 tahun), IHSG naik sebanyak 14 kali, dan turun 7 kali di bulan Januari. Jadi ada sekitar 66,6% probabilitas terjadi Januari Effect di bursa saham Indonesia. Probabilitas ini lebih kecil bila dibandingkan dengan kemungkinan terjadinya window dressing di bursa saham.

Bagaimanapun, data tersebut tidak menjadi jaminan bahwa January Effect selalu terjadi di bursa saham. Tetap perhatikan fundamental atau grafik saham bila ingin memanfaatkan kemungkian terjadinya January Effect di pasar saham.

January Effect di Pasar Saham Indonesia

Semoga artikel ini bermanfaat

oleh
Desmond Wira
http://www.juruscuan.com

Training

Training Saham Forex EmasIkuti Training Private Class. Pelatihan Saham, Forex, Emas

Read more...

Buka Rekening Saham

Buka Rekening SahamRekomendasi dan konsultasi saham gratis bila membuka rekening saham melalui JurusCUAN.com

Read more...

Rekomendasi Saham

Rekomendasi SahamLayanan rekomendasi saham dari JurusCUAN.com siap membantu Anda memberikan sinyal beli dan jual saham

Read more...

Go to top