Apa Yang Terjadi Bila Yunani Keluar Dari Zona Eropa?

User Rating: 4 / 5

Star ActiveStar ActiveStar ActiveStar ActiveStar Inactive
 

The Other Side Of Euro DealSudah dua setengah tahun program bailout dijalankan dengan janji Yunani akan melakukan reformasi ekonomi. Namun, pada tahun 2012, resesi terus melaju ke tahun kelima, dan semakin diperparah dengan kekacauan politik di Yunani. Uni Eropa masih menghendaki Yunani tetap tinggal di zona Eropa, tetapi juga mempertimbangkan kemungkinan keluarnya Yunani dari Zona Eropa. Sebenarnya, apa yang akan terjadi bila Yunani keluar dari Zona Eropa?

Greece

Jika Yunani keluar dari zona Eropa, dengan tingkat pengangguran saat ini mencapai 21,7 persen, akan jauh lebih menderita. Tidak punya duit untuk membiayai ekonomi. Tidak ada lagi bantuan dari Zona Eropa.

Mata uang Yunani, drachma, akan jatuh hingga 50 persen lebih terhadap euro. Dengan skenario itu, rakyat Yunani akan mencoba menarik uang euro di akun bank sebelum mengonversikan ke drachma yang nilainya jauh di bawah euro.

Para pemegang saham di Yunani juga akan menjual saham mereka dengan alasan yang sama. Ketika pasar keuangan morat-marit dan deposito hilang, bank pasti akan kolaps.

Perusahaan-perusahaan Yunani yang memunyai utang dalam euro dari peminjam luar negeri, misalnya, akan menyaksikan utang mereka akan berlipat-lipat jika dinilai dalam drachma.

Tidak ada kemungkinan lain kecuali bangkrut. Jika bangkrut, akan mendatangkan kerugian besar bagi 17 negara pengguna mata uang euro karena sebagian negara di kawasan itu, terutama Prancis dan Jerman, merupakan kreditor atau pemegang obligasi Pemerintah Yunani.

Kredibilitas negara-negara yang tergabung dalam mata uang tunggal euro menjadi dipertanyakan, efek krisis tersebut akan berimbas pada negara-negara Eropa yang lain, terutama yang juga sedang loyo seperti Italia, Portugis dan Spanyol. Negara lain yang lebih sejahtera dari zona euro - Jerman, Perancis, Belanda, Finlandia dan Austria - kemungkinan besar juga tidak bisa lepas dari dampaknya. Bank mereka memiliki banyak utang pemerintah Spanyol dan Italia. Dengan begitu ketidakpastian akan semakin besar, dan investor akan kecewa, pasar saham dunia kemungkinan juga menurun.

ITU ADALAH SKENARIO TERBURUK. ADA JUGA PENDAPAT YANG MENYATAKAN BAHWA KELUARNYA YUNANI TIDAK AKAN BERDAMPAK BESAR. Tidak semua orang setuju keluar Yunani akan menjadi bencana bagi zona euro. Yunani adalah negara kecil, cuma sekitar 2,5 persen dari 9 triliun nilai ekonomi zona euro. Dan itu tidak akan menjadi kehancuran total. Kemungkinan keluar Yunani dari zona Euro juga telah muncul di pasar sejak akhir 2009. Para negara Eropa dan bank di sana kemungkinan sudah bersiap pada skenario terburuknya

Mari kita lihat saja bagaimana perkembangannya. Selamat berinvestasi.

regards
DW
http://www.juruscuan.com