Prospek Pasar Saham Di Tahun 2015

User Rating: 4 / 5

Star ActiveStar ActiveStar ActiveStar ActiveStar Inactive
 

Di tahun 2014 kenaikan IHSG telah memberikan keuntungan cukup tingi bagi investor saham. Sekarang kita telah memasuki tahun yang baru. Apakah IHSG mampu mengulangi prestasinya di tahun 2015 ini? Simak artikel ini untuk mengetahui bagaimana prospek pasar saham pada tahun 2015

Prospek Pasar Saham 2015

Sebelum kita membahas tentang prospek pasar saham, mari kita lihat dulu beberapa kondisi yang bisa memberikan sentimen positif pada pergerakan pasar saham di tahun 2015:

  1. Ekonomi global, terutama AS kemungkinan masih bisa bertumbuh. Pertumbuhan ekonomi didorong oleh harga energi rendah dan suku bunga rendah. Pertumbuhan PDB meningkat, baik untuk pertumbuhan laba perusahaan. Meningkatnya keuntungan perusahaan biasanya menyebabkan kenaikan harga saham.
  2. Harga energi yang rendah. Diperkirakan harga minyak mentah akan bertahan di level rendah sampai akhir tahun 2015. Analisis memperkirakan di 2015 harga minyak mentah berada di kisaran $74 per barel. Harga energi yang rendah bisa mendorong ekonomi.
  3. Ekonomi Indonesia di 2014 memang mengalami banyak tekanan. Sehingga laju IHSG pun cuma bergerak di level 5200 di akhir tahun. Tapi kondisi ekonomi Indonesia di 2015 diperkirakan tidak akan seburuk tahun lalu. Indonesia cukup tertolong oleh penurunan harga minyak dunia, sehingga meringan beban subsidi BBM. Hasilnya rapor keuangan yang membaik. Pemerintah dan beberapa lembaga memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun 2015 sekitar 5,8 persen.
  4. Di tahun 2014, ada banyak ketegangan politik. Diperkirakan di 2015, ketegangan politik mereda dan pembangunan bisa terus berjalan.

Sementara itu beberapa kondisi yang bisa memberikan sentimen negatif pada pasar saham adalah:

  1. Kondisi ekonomi di Eropa, Jepang, dan China. Bila dilihat Eropa dan Jepang berada di ambang resesi dan ekonomi China melambat.
  2. Pemulihan ekonomi AS membuat rencana kenaikan suku bunga The Federal Reserve ( The Fed) sulit dibendung. Kenaikan suku bunga The Fed ini umumnya akan diikuti bank sentral negara lain, termasuk Indonesia. Kenaikan suku bunga ini bisa membuat beban keuangan perusahaan meningkat. The Fed diperkirakan menaikan suku bunga menjadi pada Juli atau selambatnya Oktober 2015.

Dari yang saya pantau, kebanyakan analis melihat kondisi pasar saham di tahun 2015 cukup bergairah. Ada yang memperkirakan IHSG di kisaran 5700, sedang yang lebih optimis memperkirakan IHSG bisa mencapai level 6300. Saya pribadi, cukup optimis pada pasar saham di tahun 2015. Dengan melihat berbagai sentimen positif di atas IHSG masih bisa melanjutkan pergerakan naiknya.

Cuma berbeda dengan IHSG yang bergerak mulus di tahun lalu, dan tidak banyak koreksi berarti. Menurut saya, di tahun 2015 investasi saham masih memiliki prospek cukup baik, tapi volatilitas lebih tinggi. Jadi harus siap dengan pergerakan naik turun yang lebih aduhai.

oleh:
Desmond Wira
http://www.juruscuan.com