Strategi Menghadapi Libur Panjang dan QE3

User Rating: 5 / 5

Star ActiveStar ActiveStar ActiveStar ActiveStar Active
 

Lebaran HolidaySebentar lagi IHSG akan memasuki libur panjang, yaitu mulai 29 Agustus 2012 - 2 September 2011. Satu minggu penuh lbur. Sementara bursa dunia masih buka. Apa yang perlu kita lakukan menghadapi masa libur panjang IHSG?

 

Hari Jumat minggu ini The Fed akan mengadakan meeting yang sangat dinanti pemain bursa saham dunia, yaitu apakah QE3 (Quantitative Easing Tahap Ketiga) jadi diterapkan atau tidak. Bila diterapkan, hal tersebut akan memberi angin segar bagi pasar saham. Sebaliknya, pelaku pasar bisa patah arang dan membuang sahamnya.

Pertanyaannya sekarang, strategi apa yang harus dilakukan untuk menghadapi hal ini? FULL CASH, HALF CASH atau FULL STOCK?

Jawabannya tergantung apakah Anda trader atau investor.

Untuk investor
Sebagian besar laporan keuangan kuartal kedua emiten sangat bagus, diperkirakan setelah lebaran, yaitu kuartal ketiga juga bagus. Agustus akan naik inflasinya, tetapi biasanya itu wajar. Pemerintah juga terlihat tidak akan menaikkan harga BBM tahun ini untuk mengerem inflasi. Berdasar fakta ini sementara tahan saham Anda. Tidak perlu menjual saham, apalagi bila saham tersebut fundamentalnya masih baik.

Untuk trader
Jadi tidaknya QE3 merupakan faktor krusial yang mempengaruhi pasar saham. Selama ini bila bos The Fed berpidato atau menyampaikan sesuatu dampaknya lumayan besar pada pasar saham. Bagi Anda yang jantungan, dan ingin tenang dalam liburan disarankan full cash. Bagaimana bila masih nyangkut dan terlalu besar kerugiannya kalau cut loss? Saran saya kurangi saham gorengan dan tetap simpan saham berfundamental baik. Kalaupun nanti pasar saham crash, masih ada potensi untuk naik kembali setelah kuartal ketiga. Yang paling disarankan adalah tetap memiliki cash untuk antisipasi kalau QE3 tidak jadi dilakukan.

Menurut pendapat saya, jangan terlalu takut pada gejolak bursa saham dunia. Secara overall fundamental ekonomi Indonesia masih kuat. Keadaan saat ini berbeda bila dibandingkan dengan dengan tahun 2008. Ekonomi masih kuat, dan believe me kuartal ketiga nanti kinerja emiten masih tetap maknyus. Kalaupun QE3 diterapkan efeknya akan jangka pendek. Secara overall perekonomian AS masih jelek. Ada atau tidak QE3, perekonomian AS akan tetap amburadul, sudah dikasih dua kali QE pun tidak ada efek. Bernanke saja yang masih ngeyel pakai obat yang sama. Kalau QE3 diterapkan, sebagian uang akan lari ke negara dengan prospek menarik termasuk Indonesia. Kalaupun tidak jadi diterapkan, para fund manager tidak punya alternatif lain selain invest di Indonesia. Jepang sedang bulukan, Cina overheating, Timteng bergolak, Eropa meleyot, Thailand melambat. Tinggal India, Brazil, Singapura, Indonesia.

Kurang puas? Kalau kita baca rata-rata dana kelolaan fund manager di ReksaDana melonjak. Itu adalah dana siaga yang siap menyerbu bursa saham setelah lebaran nanti. Entah pasar saham crash atau tidak, dana tersebut akan masuk setelah lebaran. So prediksi saya pasar saham masih akan tetap menarik sampai akhir tahun nanti

Ini hanya pemikiran saya, kalau benar syukurlah. Kalau salah mohon dimaafkan, kan mau lebaran :)

regards
DW
http://www.juruscuan.com