Keuntungan Membeli Saham

User Rating: 5 / 5

Star ActiveStar ActiveStar ActiveStar ActiveStar Active
 

Ada dua keuntungan sekaligus yang menjadi daya tarik dari investasi saham, yaitu mendapatkan capital gain dan menerima dividen.

DIVIDEN
Dividen adalah semacam pembagian keuntungan yang diberikan suatu perusahaan kepada para pemegang sahamnya. Besarnya dividen bervariasi tergantung besarnya pendapatan perusahaan tersebut. Dividen dibagikan setelah adanya persetujuan pemegang saham dalam RUPS (Rapat Umum Pemegang Saham). Biasanya dividen dibagikan setiap tahun, tetapi hal tersebut tergantung perusahaan tersebut. Ada perusahaan yang rajin membagi dividen, ada pula yang tidak. Dividen bukan merupakan kewajiban perusahaan. Ada kalanya perusahaan tidak membagi dividen, karena merugi atau labanya digunakan untuk ekspansi perusahaan. Agar berhak mendapatkan dividen, investor tersebut harus memegang saham tersebut untuk kurun waktu tertentu hingga kepemilikan saham tersebut diakui sebagai pemegang saham dan berhak mendapatkan dividen. Dividen yang diberikan perusahaan dapat berupa dividen tunai yaitu uang tunai atau dividen saham dimana pemegang saham mendapatkan jumlah saham tambahan sesuai porsi saham yang dimiliki.

Secara nominal, dividen tunai biasanya tidak besar nilainya. Kisaran dividen yang diterima pemegang saham antara 1%-3% dari harga saham. Walaupun tidak besar, namun dividen yang diterima bisa menjadi pemasukan rutin bagi investor, jika memiliki saham yang rajin membagi dividen. Sebagai catatan, dividen yang diterima investor masih harus dipotong pajak penghasilan. Pajak dividen sejak tahun 2009 adalah sebesar 10% dari nilai dividen yang diterima.

CAPITAL GAIN
Capital gain merupakan selisih antara harga beli dan harga jual saham. Seperti dibahas sebelumnya membeli saham adalah membeli bisnis. Umumnya jika suatu perusahaan memiliki usaha yang berjalan baik, maka banyak investor tertarik membeli saham tersebut. Dengan demikian terdapat permintaan lebih besar terhadap saham tersebut, sehingga mengakibatkan harganya naik. Maka pemilik saham perusahaan tersebut akan diuntungkan oleh kenaikan harga saham. Contoh capital gain adalah sebagai berikut: Anda membeli saham ABCD dengan harga per sahamnya Rp 1.000 dan menjual dengan harga Rp 1.200, berarti Anda mendapatkan capital gain sebesar Rp 200 per lembar sahamnya. Keuntungan ini masih belum dipotong biaya transaksi saham.

Keuntungan terbesar dari pemilik saham biasanya terletak pada capital gain, karena kenaikan harga saham bisa berlipat-lipat dalam jangka panjang. Bahkan bisa membuat pemilik saham menjadi kaya. Bahkan tingkat keuntungan membeli saham bisa jauh lebih tinggi dari membeli emas

Berbagai Analogi Tentang Trading

Semoga artikel ini bermanfaat

regards
Desmond Wira
http://www.juruscuan.com