Trading Sesuai Tingkat Keahlian

User Rating: 5 / 5

Star ActiveStar ActiveStar ActiveStar ActiveStar Active
 

Saya sering dihubungi oleh banyak orang yang stres, karena tradingnya rugi besar. Ada pula yang sudah habis ratusan juta sampai miliaran rupiah. Selidik punya selidik ternyata mereka trading emas atau indeks Hang Seng. Ketika saya tanya sudah berapa lama trading, dijawab baru mulai trading. Kalau begitu jawabannya, saya jadi maklum. Itu ibaratnya, baru pertama kali mengenal tinju sudah disuruh melawan petinju profesional kelas berat. Ya, hasilnya bisa ditebak, babak belur. Trading itu tidak bisa sembarangan. Ada beberapa instrumen trading yang risikonya lebih tinggi dari yang lain. Anda harus menyesuaikan apa yang ditradingkan dengan tingkat keahlian trading. Simak artikel ini selengkapnya.

Trading Sesuai Tingkat Keahlian

Tingkat Keahlian Trading (Trading Skill)
Tingkat keahlian trading berbeda-beda, tergantung dari pembelajaran dan pengalaman. Tingkat keahlian trading untuk mudahnya dibagi menjadi 4, yaitu: Beginner (Pemula), Intermediate (Menengah), Advanced (Lanjut), Expert (Ahli).

 

Risiko Trading Saham, Forex, Emas, Minyak, Indeks, dan Bitcoin berbeda-beda
Apa yang Anda tradingkan memiliki tingkat risiko yang berbeda-beda. Hal ini terkait dengan pergerakan fluktuasi dan volatilitas. Semakin berisiko, semakin fluktuatif dan volatil pergerakan harganya.

Bila kita urutkan mulai dari risiko paling rendah adalah saham, lalu forex, emas, minyak, yang paling tinggi adalah indeks dan bitcoin.

Sebagai trader Anda harus memilih instrumen trading yang akan ditradingkan. Sesuaikan dengan tingkat keahlian yang dimiliki. Jika tidak demikian, kerugian mudah menghampiri.

 

Untuk Pemula, Disarankan Trading Saham Dulu
Sebagai contoh misalnya untuk pemula, disarankan memilih trading saham yang risikonya cenderung lebih rendah dibandingkan trading forex. Namun di dalam saham pun ada yang disebut saham blue chip dan saham gorengan. Risiko trading di saham blue chip umumnya lebih rendah dari saham gorengan. Jadi untuk yang sangat pemula, disarankan trading saham blue chip terlebih dulu. Yang berminat memulai trading saham bisa membuka rekening saham di sini.

Setelah sukses di saham barulah meningkat mencoba trading forex. Yang berminat memulai trading forex bisa membuka rekening forex di sini.

Di dalam forex pun ada pair yang risikonya lebih serem daripada yang lain, misalnya risiko trading poundsterling (GBPUSD atau GBPJPY) lebih tinggi daripada misalnya euro (EURGBP atau EURUSD). Untuk pemula di forex, disarankan memilih pair yang lebih kalem seperti EURGBP atau USDCHF. Setelah berhasil baru mencoba EURUSD atau USDJPY. Setelah berhasil lagi, baru mencoba GBPUSD atau GBPJPY

Setelah sukses di forex barulah meningkat mencoba trading minyak atau emas, demikian seterusnya. Pada prinsipnya bertahap sesuai tingkat keahlian

Di bawah ini adalah panduan trading berdasar tingkat keahlian. Pada akhirnya nanti Anda sendiri yang memilih lebih suka trading di mana. Misalnya ada trader yang sudah ahli, tapi lebih suka trading saham karena lebih santai ya boleh saja.

 

Trading Sesuai Tingkat Keahlian di saham, forex, emas, minyak, indeks, kripto

 

Semoga artikel ini menginspirasi

oleh
Desmond Wira
http://www.juruscuan.com