Dampak Bea Meterai Terhadap Biaya Trading Saham

User Rating: 5 / 5

Star ActiveStar ActiveStar ActiveStar ActiveStar Active
 

Pemerintah berencana mengenakan bea meterai Rp 10.000 terhadap setiap dokumen konfirmasi transaksi saham. Hal ini akan berdampak pada meningkatnya biaya transaksi trading saham. Siapa saja yang paling terkena dampaknya? Seberapa besar dampaknya? Artikel ini akan membahas tuntas dampak bea meterai terhadap biaya trading saham

Dampak Bea Meterai Terhadap Biaya Trading Saham

KETENTUAN PENGENAAN BEA METERAI
Sampai artikel ini ditulis, rencana pengenaan bea meterai adalah sbb:

  • Kemungkinan mulai berlaku 1 Januari 2021 (ada juga berita yang menyatakan belum akan diterapkan)
  • Bea meterai Rp 10 ribu dikenakan setiap kali ada transaksi pada hari tersebut (ditandai dengan adanya dokumen bukti transaksi / Trade Confirmation dari sekuritas). Satu dokumen Trade Confirmation kena satu meterai
  • Belum ada ketentuan batasan tentang minimal transaksi yang tidak kena bea meterai

 

APA DAMPAK PENGENAAN BEA METERAI?
Pengenaan bea meterai pasti akan menambah biaya transaksi jual beli saham. Walaupun terlihat kecil, tetapi biaya tersebut bisa membengkak karena trading saham tidak cuma dilakukan sekali seperti misalnya jual beli rumah atau tanah. Beli jual saham umumnya dilakukan berkali-kali. Ujung-ujungnya, penambahan biaya transaksi artinya adalah potensi pengurangan profit dari trading saham

 

SIAPA YANG PALING TERDAMPAK PADA PENGENAAN BEA METERAI?
Yang paling terdampak pada pengenaan bea meterai adalah mereka yang aktif bertransaksi jual beli saham. Biasanya ini adalah trader saham, terutama day trader, karena memang strateginya adalah jangka pendek. Bila ditelaah lebih lanjut ada beberapa karakter trader saham yang paling terkena dampak pengenaan bea meterai:

1. Trader saham yang bermodal kecil
Jika diperhatikan, semakin kecil modal saham, akan semakin terkena dampak pengenaan bea meterai. Seperti terlihat di tabel di bawah ini.

Dampak Bea Meterai Terhadap Biaya Trading Saham

 

2. Trader saham yang aktif bertransaksi
Trader yang aktif bertransaksi saham akan semakin terkena dampak pengenaan bea meterai. Seperti terlihat di tabel di bawah ini. Hanya dalam dua hari transaksi saja, total biaya transaksi saham semakin membengkak. Day trader yang aktif (trading setiap hari) tentunya kena tambahan biaya maksimum dari pengenaan meterai. Jika tiap hari transaksi, tiap bulan dengan 25 hari bursa, artinya ada tambahan biaya Rp 250.000. Berarti, day trader yang tiap hari bertransaksi berpotensi kena tambahan biaya transaksi saham Rp 3.000.000 dalam setahun.

Dampak Bea Meterai Terhadap Biaya Trading Saham

 

3. Trader saham yang memakai strategi averaging (DCA / Dollar Cost Averaging)
Untuk meminimalkan risiko, sebagian trader menggunakan strategi averaging. Jadi mereka membeli saham secara mencicil, dengan tujuan mendapatkan harga rata-rata yang lebih baik. Jika mencicil dalam 5 hari, artinya terkena bea meterai 5 kali. Tambahan biaya transaksi makin besar, jika strategi keluar pasarnya juga memakai strategi averaging.

Dampak Bea Meterai Terhadap Biaya Trading Saham

 

4. Trader saham yang memakai strategi diversifikasi
Untuk meminimalkan risiko, sebagian trader menggunakan strategi diversifikasi. Artinya mereka membeli berbagai jenis saham, biasanya dari sektor industri yang berbeda. Biasanya peluang masuk tiap jenis saham muncul yang di waktu yang berbeda, jadi mau tidak mau pasti kena bea meterai lebih banyak.

Jadi kalau Anda merupakan kombinasi keempat jenis trader di atas, maka Anda adalah yang paling terdampak pada pengenaan bea meterai

 

BAGAIMANA SOLUSI TRADING TERKAIT PENGENAAN BEA METERAI?
Yang bisa Anda lakukan adalah:

1. Mengganti strategi
Misalnya mengurangi frekuensi transaksi saham, hal ini akan mengurangi potensi kena bea meterai.

2. Tetap pada strategi yang sudah ada
Sebagai trader saham biasanya kita sulit mengganti strategi, apalagi kalau strategi tersebut memang digunakan untuk mengurangi risiko seperti averaging atau diversifikasi. Apakah kita mau mengganti strategi, tapi risikonya menjadi lebih besar, bahkan potensi ruginya lebih besar daripada pengenaan bea meterai? Saya pribadi, tidak terlalu peduli pada pengenaan bea meterai. Apakah merugikan? Tentu saja, pasti ada penambahan biaya. Tetapi jika sudah menjadi peraturan, mau bagaimana lagi. Tinggal kita saja yang menyesuaikan diri. Kalau saya pribadi, tidak akan mengganti strategi trading, tetapi berusaha trading lebih baik lagi. Tujuannya meningkatkan profit yang bisa didapat, sehingga mampu menutup penambahan biaya dari pengenaan bea meterai

Semoga artikel ini menginspirasi

regards
DW
http://www.juruscuan.com