Kunci Sukses Trading: Minimalkan Kerugian

User Rating: 5 / 5

Star ActiveStar ActiveStar ActiveStar ActiveStar Active
 

Trading tidak bisa lepas dari mengalami kerugian. Trading saham, forex, emas, atau apapun pasti ketemu yang namanya rugi. Tidak mau rugi? Jangan jadi trader! Bahkan trader berpengalaman juga mengalami kerugian. Lalu, mengapa seorang trader bisa jadi sukses? Kuncinya bukan tidak pernah rugi, tapi ia mampu meminimalkan kerugian. Kemampuan meminimalkan kerugian sebelum menjadi besar adalah hal yang memisahkan trader yang sukses dengan yang tidak. Mengapa kita perlu meminimalkan kerugian? Simak jawabannya di sini

Semakin besar kerugian yang kita alami, akibatnya akan semakin susah mengembangkan modal. Misalnya modal kita 100 juta. Jika rugi 10%, maka modal tinggal menjadi 90 juta. Untuk membuat 90 juta menjadi kembali 100 juta, kita perlu profit lebih dari 10%. Tepatnya 11%. Jika rugi 50%, kita perlu profit 100% hanya untuk mengembalikan modal seperti semula. Perhatikan, bila rugi semakin besar, artinya perlu profit semakin besar, trading perlu lebih berusaha keras. Juga perlu waktu lebih lama hanya untuk mengembalikan modal.

Tabel di bawah ini menunjukkan persentase rugi pada modal, dan berapa persen profit yang dibutuhkan untuk mengembalikan modal tersebut seperti semula.

Kunci Sukses Trading: Minimalkan Kerugian

 

Bila kita umpamakan pertandingan MotoGP, semakin besar rugi yang kita alami berarti kita mundur semakin jauh dari garis start. Semakin ngos-ngosan hanya untuk balik modal. Trader yang sukses adalah yang bisa meminimalkan kerugian, sehingga kalaupun terpaksa mundur masih menempati pole position.

Mungkin Anda berargumen, rugi besar bisa ditutup dengan trading di berikutnya. Masalahnya trader yang rugi besar biasanya makin kalap tradingnya. Semakin emosi untuk untung lebih banyak supaya cepat balik modal. Ia cenderung makin agresif, dan makin berani menggunakan margin. Sehingga bukannya cepat balik modal, malah makin rugi dan susut lagi modalnya. Jadi semakin tambah susah lagi balik modalnya. Seperti orang yang terperosok di pasir hisap, makin ke dalam, makin susah keluarnya.

Jadi sebisa mungkin minimalkan kerugian. Anda akan lebih cepat menjadi trader sukses. Caranya adalah dengan disiplin menetapkan stop loss. Gunakan manajemen uang dan manajemen risiko.

Semoga menginspirasi

oleh
Desmond Wira
http://www.juruscuan.com