5 Sikap Yang Seharusnya Dilakukan Trader

User Rating: 3 / 5

Star ActiveStar ActiveStar ActiveStar InactiveStar Inactive
 

Kebanyakan trader menganggap bahwa trading hanyalah sekedar masalah teknis. Asal bisa mencari indikator yang hebat, habis perkara, pasti cuan. Tapi menurut saya, trading lebih daripada sekedar hal teknis. Trading, baik itu trading saham, emas, atau forex, sebenarnya adalah tentang sikap. Bahkan kalau boleh saya bilang, untuk menjadi trader sukses, masalah teknis hanya berperan kecil. Sebaliknya sikap sangat dominan dalam menentukan keberhasilan seorang trader. Mengapa? Karena sikap adalah cerminan mindset, emosi, dan kebiasaan seorang trading. Artikel ini akan membahas tentang 5 sikap yang harus dimiliki dan dilakukan oleh seorang trader.Apa saja? Simak selengkapnya di sini

5 Sikap Yang Seharusnya Dilakukan Trader

1. LEARN WITH PASSION (Belajar dengan penuh semangat)
Dunia trading sangat luas cakupannya. Tanpa passion untuk belajar terus, Anda hanya akan cuma mengenal kulitnya saja. Trading bukan hanya tentang hal teknis, tapi juga tentang mengenal pasar, struktur pasar, kondisi makro, mikro, manajemen uang, psikologi, dan lain sebagainya. Bagi saya, menjadi trader berarti menjadi "neverending learner". Terus belajar adalah kunci kesuksesan dalam trading.

 

2. ANALYZE WITH OBJECTIVITY (Melakukan analisis dengan obyektivitas)
Salah satu sikap terbaik dalam melakukan analisis pasar adalah dengan bersikap obyektif. Tapi obyektivitas, analisis trading akan dicemari oleh emosi, rumor, atau bisikan teman. Akhirnya kita trading berdasar "feeling" belaka. Semakin kita bisa obyektif dalam menganalisis pasar, biasanya hasilnya akan lebih baik.

 

3. OPEN POSITION WITH CONFIDENCE (Membuka posisi dengan percaya diri)
Saat membuka posisi trading, seorang trader harus melakukannya dengan percaya diri. Yaitu percaya pada sistem tradingnya, analisisnya. Dengan kepercayan diri, maka trader tidak akan mudah goyah pada rumor, analisis orang lain di sosmed, dan tentu saja disiplin menjalankan sistem tradingnya.

4. CUT LOSS WITH SINCERITY (Cut loss dengan keikhlasan)
Tidak selamanya seorang trader akan untung terus. Suatu saat pasti mengalami rugi. Tidak Mau Rugi? Jangan Jadi Trader! Jika seorang trader tidak ikhlas, biasanya ia tidak akan mau cut loss. Akibatnya rugi tambah besar. Saat rugi, sikap terbaik adalah menerima, legowo, ikhlas. Trader yang bersikap demikian, maka pikirannya lebih tenang, tidak akan mencoba untuk membalas dendam pada pasar. Ia akan mau belajar trading lebih baik lagi, dibanding menyalahkan pasar.

5. TAKE PROFIT WITH HUMILITY (Take profit dengan kerendahan hati)
Kebanyakan trader saat profit cenderung sombong, karena merasa hebat. Trader tersebut merasa pintar, analisisnya jitu, dan akhirnya mengalami apa yang dinamakan efek Raja Midas. Ia merasa kalau trading lagi akan profit lagi. Karena jumawa, ia membuka posisi dengan modal jauh lebih besar, tapi sayangnya market dengan senang hati selalu menghukum trader sombong. Akhirnya trader tersebut malah rugi tak terkira. Saat take profit, lakukanlah dengan kerendahan hati. Bukan karena Anda pintar, tapi karena market sedang berbaik hati. Sikap ini akan menghindarkan Anda untuk trading lebih agresif.

What Traders Should Do

 

Seorang trader yang tidak bersikap seperti di atas, biasanya umur karir tradingnya pendek. Akun tradingnya paling seumur jagung. Muncul lalu lenyap ditelan kejamnya pasar. Sekali lagi saya katakan, trading sebenarnya adalah tentang sikap. Tanpa sikap yang benar, Anda tidak akan bisa sukses menjadi trader. Sebaliknya pasar juga akan mengajari Anda bersikap. Sekali Anda bersikap salah, maka pasar akan menghukum Anda, cepat atau lambat. Seorang trader yang sudah berkecimpung lama di dunia trading, biasanya juga memiliki sikap yang positif seperti penuh semangat, obyektif, percaya diri, ikhlas, dan rendah hati. Kalau Anda ketemu trader songong, itu biasanya trader pemula yang ilmunya cetek tapi sok bisa menguasai pasar.

Semoga menginspirasi

oleh
Desmond Wira
http://www.juruscuan.com