Berbagai Macam Strategi Trading

User Rating: 5 / 5

Star ActiveStar ActiveStar ActiveStar ActiveStar Active
 

Supaya berhasil di dalam trading baik itu saham, forex, emas atau lainnya, trader harus memiliki strategi trading yang solid, jika tidak maka akan menjadi sulit bagi para trader untuk memiliki keunggulan. Trader menggunakan berbagai strategi trading untuk menentukan waktu untuk membeli dan menjual. Trader terus berinovasi dan meningkatkan strategi untuk menyusun strategi baru untuk mencoba menafsirkan pergerakan pasar. Dalam artikel ini, Anda dapat menemukan beberapa jenis strategi trading.

Berbagai Macam Strategi Trading

Kebanyakan strategi trading menggunakan Analisis Teknikal, namun ada juga yang menggunakan Analisis Fundamental. Berikut adalah berbagai macam strategi trading yang umum digunakan:

1. NEWS TRADING
Trading menggunakan berita. Trader bisa mendapat keuntungan dengan mengantisipasi atau trading mengikuti dampak kejadian peristiwa ekonomi.

 

2. MACRO TRADING
Jenis trading ini sangat bergantung pada Analisis Fundamental. Ttraders akan melihat indikator fundamental ekonomi (yaitu data makroekonomi) untuk mencoba memahami kekuatan mata uang relatif terhadap mata uang lainnya.

 

3. CARRY TRADE
Carry trade berusaha mendapatkan keuntungan dengan memanfaatkan perbedaan suku bunga antar negara. Biasanya, mata uang yang dibeli dan ditahan semalam akan menghasilkan bunga bank di negara yang mata uangnya dibeli. Trader dapat mencari mata uang suatu negara dengan suku bunga rendah untuk membeli mata uang suatu negara yang membayar suku bunga tinggi, sehingga menguntungkan dari selisih perbedaannya.

 

4. SCALPING
Dalam strategi trading ini, trader membuka banyak posisi trading dan mencoba mendapatkan untung kecil dari setiap trading. Scalping adalah salah satu strategi trading tercepat. Scalper berusaha untuk mempertahankan posisi mereka untuk waktu yang singkat, sehingga mengurangi risiko.

 

5. DAY TRADING
Day trading mungkin adalah strategi trading yang paling terkenal. Day trading, seperti namanya, adalah metode pembelian dan penjualan dalam hari yang sama. Posisi ditutup dalam hari yang sama saat diambil, dan tidak ada posisi yang ditahan sampai semalam.

 

6. SWING TRADING
Swing trading adalah strategi trading jangka menengah. Posisi trading sering ditaham selama lebih dari satu hari hingga satu minggu. Trader akan mencari untuk peluang trading pada "swing high" atau "swing low" selama periode waktu tertentu. Strategi ini mampu menyaring beberapa "noise pada pergerakan harga, seperti terlihat dalam day trading. Ini menjadikan strategi swing trading adalah pilihan yang sangat baik bagi para trader newbie yang baru saja memulai trading

 

7. POSITION TRADING
Position trading adalah strategi trading jangka panjang. Jenis trading ini dapat berlangsung selama beberapa hari hingga beberapa minggu dan terkadang lebih lama, berbulan-bulan atau bahkan bertahun-tahun. Trader yang menggunakan strategi ini biasanya mengandalkan Analisis Fundamental bersama dengan Analisis Teknis. Jenis trading ini mungkin membutuhkan tingkat kesabaran yang lebih tinggi.

 

8. TREND TRADING atau TREND FOLLOWING
Trend trading adalah salah satu strategi trading yang paling populer dan umum. Strategi ini mencoba untuk mengidentifikasi trend naik atau trend turun dan memilih titik masuk dan keluar trading berdasarkan trend itu. Di Trend Following, trader akan menahan posisi trading mereka sampai trend berakhir.

 

9. RANGE TRADING
Range trading adalah strategi trading yang populer berdasarkan pada gagasan bahwa harga sering dapat bertahan dalam kisaran yang dapat diprediksi selama jangka waktu tertentu. Strategi ini bekerja dengan baik di pasar sideways. Trader bergantung pada kemampuan untuk sering membeli dan menjual pada posisi tertinggi dan terendah resistance dan support yang dapat diprediksi, kadang-kadang bisa dilakukan berulang kali selama satu atau lebih sesi trading.

 

10. MOMENTUM TRADING
Momentum trading adalah strategi untuk menangkap pergerakan harga yang kuat dalam arah tertentu, yang merupakan indikasi kemungkinan bahwa harga akan terus berlanjut ke arah itu.

 

11. BREAKOUT / BREAKDOWN TRADING
Strategi Breakout / Breakdown adalah metode di mana trader akan mencoba mengidentifikasi titik masuk pada penjebolan tingkat harga tertentu. Jika harga menembus lebih tinggi dari level resistance yang didefinisikan sebelumnya, trader dapat membeli dengan harapan bahwa harga akan terus bergerak lebih tinggi. Demikian pula, jika harga memecah level support ke bawah, trader dapat menjual dengan tujuan untuk menutup posisi pada harga yang lebih rendah.

 

12. PULLBACK / RETRACEMENT TRADING
Pullback / Retracement trading didasarkan pada gagasan bahwa harga tidak pernah bergerak dalam garis lurus sempurna. Biasanya harga membuat semacam jeda di tengah tren yang lebih besar. Trader akan menunggu harga untuk koreksi, atau "retrace," sebelum melanjutkan tren sebelumnya.

 

13. REVERSAL TRADING
Dalam Reversal trading, trader berusaha untuk mengantisipasi pembalikan dalam trend harga. Strategi ini dianggap lebih sulit dan berisiko. Pembalikan harga yang benar bisa jadi sulit dikenali, tetapi trader akan mendapatkan keuntungan besar bila mereka dapat memprediksi pembalikan harga yang benar.

 

14. CONTRARIAN TRADING
Seperti namanya, Contrarian Trading cenderung melawan trend pasar yang berlaku. Seorang trader contrarian melakukan kebalikan dari kebanyakan trader lain dan, pada kenyataannya, bertaruh melawan kerumunan untuk mendapatkan keuntungan darinya. Mereka membeli ketika harga berkinerja buruk, lalu menunggu sampai kinerja mereka membaik. Atau jual ketika harga terlalu tinggi dan menuai keuntungan ketika ada koreksi. Contrarian trading dianggap sebagai strategi trading dengan risiko yang sangat tinggi.

 

15. PRICE ACTION
Strategi Price Action sangat bergantung pada kemampuan pembacaan grafik data harga, tanpa menggunakan indikator Analisis Teknis. Terkadang strategi ini disebut Naked Trading. Pengguna Price Action percaya bahwa harga dianggap sebagai sinyal utama dari aktivitas di pasar. Biasanya trader menggunakan pola Candlestick atau pola harga

 

Kesimpulan
Meskipun tidak ada strategi yang dijamin berhasil sepanjang waktu, trader sebaiknya memilih satu strategi trading yang sesuai dengan kebutuhan dan kepribadian. Anda juga dapat menggabungkan atau menggunakan versi varian atau hibrida dari strategi yang dijelaskan di atas. Gunakan strategi trading pilihan Anda untuk membuat Sistem Trading yang komplet.

Semoga artikel ini menginspirasi

Desmond Wira
http://www.juruscuan.com