User Rating: 5 / 5

Star ActiveStar ActiveStar ActiveStar ActiveStar Active
 

Pasar saham relatif tidak banyak bergerak pada minggu lalu. IHSG ditutup di 5.128. Terhitung naik tipis dibanding penutupan minggu sebelumnya di 5.112. Secara teknikal IHSG saat ini berada di fase uptrend dalam jangka pendek. Bagaimana pergerakan IHSG selanjutnya? Akankah IHSG mampu menguat atau malah terkoreksi kembali? Simak ulasan lengkap Analisis Teknikal IHSG terbaru di sini.

Gambar di bawah adalah grafik IHSG sampai hari Jumat 26 Oktober 2020

Analisis Pasar Saham IHSG 2 November 2020

 

KONDISI PASAR SAHAM SAAT INI

IHSG terlihat bergerak dalam pola konsolidasi. MACD di atas signal, di area positif. RSI terlihat bergerak datar. Dari kondisi teknikal ini, saya menyimpulkan IHSG masih berada di fase uptrend dalam jangka pendek.

Sementara bursa saham AS cenderung terkoreksi. Indeks Dow Jones berada di level 26.501, turun tajam dibanding penutupan minggu sebelumnya di 28.335. Sedangkan indeks S&P500 terakhir di level 3.269, turun tajam dibanding penutupan sebelumnya di 3.465. Pelemahan bursa saham AS didorong kekhawatiran investor menjelang pemilu Presiden AS dan meningkatnya kasus Covid-19.

Minggu ini cukup banyak data dan kejadian ekonomi penting. Yang akan dicermati investor terutama adalah Pemilu Presiden AS dan rilis data GDP Indonesia. Berikut adalah kejadian dan data ekonomi dalam minggu ini:

  1. Senin 2 November 2020 : Data manufaktur AS
  2. Selasa 3 November 2020 : Data suku bunga Australia, Pemilu Presiden AS
  3. Rabu 4 November 2020 : Data pekerjaan NZ, Data sektor jasa AS
  4. Kamis 5 November 2020 : Suku bunga Inggris, Pernyataan Fed
  5. Jumat 6 November 2020 : Data pekerjaan Kanada, Data pekerjaan AS

Menurut saya, kemungkinan di awal minggu ini IHSG berpotensi terkoreksi mengikuti pelemahan bursa saham dunia. Sebelumnya saat bursa saham dunia terkoreksi, BEI libur cukup lama.

Untuk pergerakan IHSG selanjutnya, cermati level support 5.063, jika jebol di bawah level ini sebaiknya lebih waspada, kemungkinan ada potensi koreksi lebih lanjut. Dua sentimen penting, yaitu Pemilu Presiden AS dan rilis data GDP Indonesia akan menjadi penggerak utama bursa saham di minggu ini.

Perlu diingat bahwa pasar saham masih berpotensi volatil.

Support IHSG 5.063. Resistance 5.182

 

REKOMENDASI UMUM

  • Rekomendasi bagi trader saham: SHORT TERM TRADING
    IHSG di fase uptrend dalam jangka pendek. Masih berpotensi volatil. Bisa trading pendek pada saham-saham tertentu. Tetap safe trading.
  • Rekomendasi bagi investor saham: HOLD
    Dalam jangka menengah IHSG terlihat sideways, disarankan wait and see.

Rekomendasi di atas adalah rekomendasi umum. Jika ingin mendapatkan sinyal jual beli saham yang lebih spesifik, Anda bisa menggunakan layanan rekomendasi saham dari JurusCUAN.com yang dikirimkan langsung real time ke smartphone Anda.