User Rating: 5 / 5

Star ActiveStar ActiveStar ActiveStar ActiveStar Active
 

Sebelum libur Lebaran 2021, pada minggu lalu bursa saham ditutup di level 5.938, naik tipis dibanding penutupan minggu sebelumnya di 5.928. Secara teknikal IHSG berada di fase sideways dalam jangka pendek. IHSG sepertinya masih terjebak di area konsolidasi 5.883-6.115. Bagaimana pergerakan IHSG selanjutnya? Akankah IHSG mampu menguat atau malah terkoreksi? Simak ulasan lengkap Analisis Teknikal IHSG terbaru di sini.

Gambar di bawah adalah grafik IHSG sampai hari Selasa 11 Mei 2021 (sebelum libur Lebaran 2021)

Prediksi Analisis Pasar Saham IHSG Minggu Ini 17 Mei 2021

 

Kondisi Pasar Saham Saat Ini

IHSG masih berada di bawah level 6.000. Moving Average periode pendek di bawah Moving Average periode panjang. RSI terlihat bergerak relatif datar. Dari kondisi teknikal ini, saya menyimpulkan IHSG berada di fase sideways dalam jangka pendek. Penjelasan cara penggunaan indikator Moving Average untuk trading bisa dibaca di buku Panduan Trend Following

Sementara bursa saham AS bergerak menguat. Indeks Dow Jones berada di level 34.382, turun dibanding penutupan minggu sebelumnya di 34.777. Sedangkan indeks S&P500 di level 4.173, turun dibanding penutupan sebelumnya di 4.232. Penurunan pasar saham AS karena dipicu isu inflasi.

 

Kalender Ekonomi Minggu Ini

Minggu ini tidak banyak data dan kejadian ekonomi penting. Berikut adalah kejadian dan data ekonomi dalam minggu ini:

  1. Kamis 20 Mei 2021 : Data pekerjaan Australia
  2. Jumat 21 Mei 2021 : Data manufaktur Jerman

 

Analisis IHSG Terkini

Menurut saya, bursa saham di awal minggu kemungkinan ada potensi bergerak turun. Saat BEI libur, pasar saham dunia cenderung turun. Kemungkinan IHSG berpotensi menyesuaikan dengan pergerakan saham dunia.

Sudah satu setengah bulan IHSG hanya bergerak sideways. Setelah libur panjang Lebaran, IHSG berpotensi menjalani pergerakan signifikan untuk lepas dari area sideways. Tapi kalau dilihat dari pergerakannya, sementara ini cenderung ke arah bawah (break down).

Tidak banyak sentimen positif yang beredar di pasar. Ada dua hal yang mungkin bisa menjadi sentimen negatif bagi pasar saham. Yang pertama adalah isu inflasi di AS. Yang kedua adalah potensi kenaikan kasus Covid-19 di Indonesia. Seperti pengalaman sebelumnya, setelah libur panjang biasanya kasus Covid-19 naik cukup tajam. Negara tetangga seperti Singapura juga sudah lockdown selama sebulan.

Cermati support 5.883 dan resistance 6.115. Jika jebol 6.115 ke atas, ada potensi penguatan lebih lanjut. Sebaliknya jika jebol 5.883 ke bawah, perlu waspada. Disarankan tetap safe trading.

Support IHSG 5.883. Resistance 6.115

 

Rekomendasi Saham Secara Umum

  • Rekomendasi bagi trader saham: SHORT TERM TRADING
    IHSG di fase sideways. Bisa trading jangka pendek pada saham-saham tertentu. Tetap safe trading.
  • Rekomendasi bagi investor saham: WAIT AND SEE
    Dalam jangka menengah IHSG fase sideways. Amati perkembangan pasar saham selanjutnya dulu.

Rekomendasi di atas adalah rekomendasi saham secara umum. Jika ingin mendapatkan sinyal jual beli saham yang lebih spesifik, Anda bisa menggunakan layanan rekomendasi saham dari JurusCUAN.com yang dikirimkan langsung real time ke smartphone Anda.