User Rating: 5 / 5

Star ActiveStar ActiveStar ActiveStar ActiveStar Active
 

Pada minggu lalu bursa saham akhirnya breakdown dan ditutup di level 5.773, turun tajam dibanding penutupan minggu sebelumnya di 5.938. Dalam seminggu IHSG turun hingga -2,77%. Secara teknikal IHSG berada di fase downtrend dalam jangka pendek. Bagaimana pergerakan IHSG selanjutnya? Akankah IHSG mampu menguat atau malah terkoreksi? Simak ulasan lengkap Analisis Teknikal IHSG terbaru di sini.

Gambar di bawah adalah grafik IHSG sampai hari Selasa 17 Mei 2021

Prediksi Analisis Pasar Saham IHSG Minggu Ini 24 Mei 2021

 

Kondisi Pasar Saham Saat Ini

IHSG terakhir di level 5.773. Moving Average periode pendek di bawah Moving Average periode panjang. RSI terlihat bergerak relatif turun. Dari kondisi teknikal ini, saya menyimpulkan IHSG berada di fase downtrend dalam jangka pendek. Penjelasan cara penggunaan indikator Moving Average untuk trading bisa dibaca di buku Panduan Trend Following

Sementara bursa saham AS bergerak melemah tipis. Indeks Dow Jones berada di level 34.207, turun dibanding penutupan minggu sebelumnya di 34.382. Sedangkan indeks S&P500 di level 4.155, turun sedikit dibanding penutupan sebelumnya di 4.173.

 

Kalender Ekonomi Minggu Ini

Minggu ini tidak banyak data dan kejadian ekonomi penting. Yang akan dinanti investor adalah Rapat Dewan Gubernur BI dan data GDP AS. Berikut adalah kejadian dan data ekonomi dalam minggu ini:

  1. Senin 24 Mei 2021 : Pernyataan Gub BOE Bailey, Rapat Dewan Gubernur BI
  2. Selasa 25 Mei 2021 : Rapat Dewan Gubernur BI
  3. Rabu 26 Mei 2021 : Suku bunga NZ
  4. Kamis 27 Mei 2021 : Data GDP AS

 

Analisis IHSG Terkini

Menurut saya, bursa saham di minggu ini kemungkinan ada potensi bergerak konsolidasi setelah turun tajam di minggu lalu. Konsolidasi tersebut kemungkinan terjadi pada area sempit di kisaran 5.735 - 5.883.

Tidak banyak sentimen positif yang beredar di pasar. Ada beberapa hal yang mungkin bisa menjadi sentimen bagi pasar saham. Yang pertama adalah hasil Rapat Dewan Gubernur BI, potensi kenaikan kasus Covid-19 di Indonesia dan pelemahan rupiah. Hasil Rapat Dewan Gubernur BI akan menetapkan suku bunga, tetapi kemungkinan hasilnya tidak ada perubahan suku bunga. Seperti pengalaman sebelumnya, setelah libur panjang biasanya kasus Covid-19 naik cukup tajam. Hal ini bisa berpotensi menjadi sentimen negatif bagi pasar saham. Sedangkan rupiah masih berpotensi tertekan. boleh jadi juga menjadi sentimen negatif bagi pasar saham.

Cermati support 5.735 dan resistance 5.883. Jika jebol 5.883 ke atas, ada potensi penguatan lebih lanjut. Sebaliknya jika jebol 5.735 ke bawah, perlu waspada. Disarankan tetap safe trading.

Support IHSG 5.735. Resistance 5.883

 

Rekomendasi Saham Secara Umum

  • Rekomendasi bagi trader saham: SHORT TERM TRADING
    IHSG di fase downtrend. Bisa trading jangka pendek pada saham-saham tertentu. Tetap safe trading.
  • Rekomendasi bagi investor saham: WAIT AND SEE
    Dalam jangka menengah IHSG fase sideways. Amati perkembangan pasar saham selanjutnya dulu.

Rekomendasi di atas adalah rekomendasi saham secara umum. Jika ingin mendapatkan sinyal jual beli saham yang lebih spesifik, Anda bisa menggunakan layanan rekomendasi saham dari JurusCUAN.com yang dikirimkan langsung real time ke smartphone Anda.