investasi saham

  • Hubungan Antara Ingus Dan Saham

    Waktu membaca judulnya pasti Anda geleng-geleng kepala, mana ada hubungan antara ingus dan pasar saham. Orang gila kali yang menulis artikel ini. Hehehe, silakan sebut saya gila, atau apa saja, yang penting enjoy. Ternyata dari hal yang menjijikkan seperti ingus, kita bisa belajar banyak tentang pasar saham. Tidak percaya? Silakan baca terus. Note: Jangan dibaca bila Anda merasa terganggu dengan topiknya

  • Investasi Saham Menggunakan Strategi CANSLIM

    Banyak strategi yang bisa dipakai dalam melakukan investasi saham. Salah satu strategi yang cukup populer dipakai adalah CANSLIM. Strategi CANSLIM muncul di buku How to Make Money in Stocks: A Winning System In Good Times or Bad oleh William J. O’Neil. Dikabarkan William mampu menghasilkan jutaan dollar secara konsisten dengan hanya menggunakan strategi ini. Jika diperhatikan strategi ini mengakomodir penggunaan Analisis Fundamental dan Analisis Teknikal.

    Investasi Saham Menggunakan Strategi CANSLIM

  • Investasi Saham, Bisnis Saham Atau Main Saham?

    Jika membahas tentang investasi saham, banyak orang menyebutnya dengan bisnis saham atau main saham. Ini sangat sering terjadi, terutama pada investor saham pemula. Ini sebenarnya merupakan hal sepele namun secara psikologis bisa membuat kita kurang berhasil dalam berinvestasi saham. Mengapa? Baca artikel ini selengkapnya

  • Investing For Living

    Setelah saya menulis tentang Trading For Living, banyak pembaca yang menanyakan tentang bagaimana hidup dari investasi saham atau "Investing For Living". Bila dalam "Trading For Living", kebutuhan sehari-hari dipenuhi dari hasil trading, maka "Investing For Living" berarti kebutuhan hidup sehari-hari dipenuhi dari hasil investasi. Hidup dari hasil investasi boleh dibilang bisa dilakukan, bahkan relatif lebih mudah dilakukan daripada hidup dari hasil trading. Cuma ada syarat permodalan yang harus dipenuhi supaya kita bisa hidup dari investasi.

  • IQ Tinggi Tidak Menjamin Sukses Berinvestasi Saham

    Mungkin Anda berpikir hanya orang-orang pintar yang bisa sukses berinvestasi saham. Kita perlu memahami tentang saham, membaca laporan keuangan perusahaan, dan melakukan analisis terhadap saham tersebut. Semua tentu membutuhkan otak yang encer. Bahkan banyak orang menganggap sukses berinvestasi saham perlu IQ tinggi. Bagaimana kenyataannya? Mari simak cerita tentang seorang yang boleh dibilang genius, Sir Isaac Newton, di dalam berinvestasi saham.

    IQ Tinggi Tidak Menjamin Sukses Berinvestasi Saham

  • Jam Buka Tutup Perdagangan Saham

    Tidak seperti forex yang bisa diperdagangkan 24 jam nonstop, perdagangan saham di bursa memiliki jadwal jam buka dan tutupnya sendiri.

  • Jangan Membeli Saham Hanya Karena Harganya Murah

    Banyak investor tergiur membeli saham murah, hanya karena ingin berspekulasi bahwa harga sahamnya akan melejit nanti. Apalagi di bursa saham ada ketentuan bahwa harga terendah adalah Rp 50. Sehingga banyak investor merasa aman bila membeli saham murah meriah ini, karena pikirnya tidak akan turun lagi. Benarkah aman membeli saham yang murah seperti ini?

  • January Effect Di Pasar Saham

    Setiap awal tahun, investor biasanya mengharapkan profit melimpah dari January Effect di pasar saham. Apa itu January Effect (Efek Januari)? Apa penyebabnya? Apakah January Effect terjadi juga di pasar saham lokal atau BEI (Bursa Efek Indonesia) ? Simak jawabannya di sini

    January Effect Di Pasar Saham

  • Jurus CUAN Investasi Saham

    Setiap orang yang menanamkan uangnya di pasar saham pasti memiliki keinginan yang sama, yaitu memperoleh untung. Namun, bila tidak hati-hati, bukannya untung yang diraih malahan rugi. Untuk mendapatkan keuntungan di pasar saham, Anda tentu saja tidak bisa asal serudak-seruduk dalam menggunakan uang Anda. Anda memerlukan strategi, atau boleh dibilang jurus-jurus di dalam bermain saham. Buku JURUS CUAN INVESTASI SAHAM EDISI KELIMA ini akan membantu anda memahami lebih dalam tentang pasar saham dan menjelaskan tentang berbagai strategi dan tips untuk mendapatkan keuntungan maksimal dari pasar saham.

  • Kebiasaan Hidup Warren Buffett Yang Perlu Ditiru

    Warren Buffett adalah investor yang paling berhasil sejagat. Ia berhasil menjadi orang terkaya sedunia melalui investasi saham. Walaupun sangat kaya, tapi Warren Buffett memiliki beberapa kebiasaan hidup yang sangat membumi dan perlu ditiru. Semua kebiasaan hidup yang sederhana tersebut menjadi kunci keberhasilan Buffett dalam menjalankan investasinya. Apa saja kebiasaan hidup Warren Buffett yang perlu kita tiru?

    Kebiasaan Warren Buffett Yang Perlu Ditiru

  • Kriteria Saham Yang Dibeli Warren Buffett

    Warren Buffett sudah dikenal sebagai bapak investasi saham. Ia berhasil menjadi orang terkaya sedunia melalui investasi saham. Sudah banyak buku dan tulisan yang membahas bagaimana strategi Warren Buffett dalam berinvestasi saham. Termasuk membahas saham apa yang dipilihnya dalam berinvestasi saham. Artikel ini akan membahas ciri-ciri saham yang dipilih sang Oracle of Omaha tersebut bila membeli saham. Bila Anda ingin membeli saham untuk investasi sesuai kriteria Buffett baca artikel ini selengkapnya.

    Kriteria Saham Yang Dibeli Warren Buffett

  • Mau Dana Pensiun 1 Miliar, Berapa Harus Berinvestasi Setiap Bulannya Di Pasar Saham?

    Anda tentu sudah mengetahui bahwa kita harus berinvestasi. Karena itu kita menyisihkan sebagian dari pendapatan untuk investasi, misalnya di dalam pasar saham. Tujuan investasi bermacam-macam, ada yang untuk mempersiapkan dana pendidikan anak, pensiun dan sebagainya. Nah, ada juga orang yang sangat spesifik pada tujuan investasinya. Misalnya ia menyebutkan pada saat pensiun nanti harus memiliki dana minimal Rp 1 Miliar dari investasi saham. Bagaimana mencapainya? Berapa uang yang harus diinvestasikan setiap bulannya di pasar saham? Artikel ini akan membahas secara spesifik berapa nominal uang yang dibutuhkan dalam berinvestasi untuk mencapai cita-cita finansial Anda

  • Memanfaatkan Window Dressing

    Menjelang akhir tahun seringkali menjadi momen yang ditunggu-tunggu kalangan pelaku bursa saham. Inilah waktu untuk memoles diri sehingga bisa tampil sedikit lebih cantik. Tidak hanya bagi emiten, tetapi juga para fund manager. Caranya adalah lewat window dressing. Apakah window dressing itu? Apakah window dressing itu mitos atau fakta? Bagaimana investor menyikapi fenomena Window Dressing ini? Baca artikel ini untuk mengetahuinya.

    Window Dressing Di Pasar Saham

  • Mempersiapkan Dana Pendidikan Anak

    Semua orang tua pasti menyadari bahwa biaya pendidikan sekarang sangat mahal. Biaya untuk masuk TK favorit di Jakarta saja sekarang bisa 10 juta (tahun 2011). Beberapa tahun lagi tentulah akan makin membebani kita sebagai orang tua. Saya yakin banyak orang tua sudah berpikir untuk menyiapkan dana pendidikan bagi buah hatinya sejak dini. Bahkan sejak anak masih TK atau SD. Cuma banyak orang tua masih bingung apa yang harus dilakukan. Baca artikel ini untuk mengetahui solusi yang tepat mempersiapkan dana pendidikan anak

  • Memulai Investasi Saham

    Banyak orang yang berminat berminat berinvestasi di pasar saham. Apalagi bila kita lihat bursa saham Indonesia dalam beberapa tahun terakhir menjadi salah satu bursa yang mempunyai kinerja istimewa, terbaik di Asia Pasifik. Bahkan di tahun 2010 bursa saham berhasil mencatatkan kenaikan 46%. Karena itu banyak orang yang ingin mencicipi nikmatnya keuntungan di bursa saham.Pertanyaan banyak orang awam yang ingin berinvestasi di pasar saham adalah bagaimana memulainya.

  • Memulai Investasi Saham

    Buku MEMULAI INVESTASI SAHAM adalah buku yang membahas tentang seluk beluk investasi, terutama investasi saham. Buku ini merupakan panduan bagi pemula yang ingin mulai berinvestasi saham. Berbagai topik dibahas lengkap, mulai dari investasi secara umum, Reksa Dana, cara membuka rekening saham sampai cara menggunakan software online trading saham untuk membeli atau menjual saham. Juga ditambahkan berbagai strategi dan tips investasi saham bagi pemula. Ditulis dengan bahasa yang sederhana menjadikan buku ini mudah dipahami bagi orang yang benar-benar buta tentang investasi saham. Dari awam, jadi paham investasi saham.

  • Mengapa Saya Tidak Membeli Reksa Dana Saham

    Ada dua pilihan bila kita mau berinvestasi saham, yaitu melalui Reksa Dana atau langsung bertransaksi jual beli saham sendiri. Masing-masing pilihan memiliki kelebihan dan kekurangan. Namun secara pribadi saya tidak berminat dan tidak mau berinvestasi saham melalui Reksa Dana. Mengapa? Simak artikel ini selengkapnya.

    Mengapa Saya Tidak Membeli Reksa Dana Saham

  • Mengenal Indeks LQ45

    Mungkin Anda sering mendengar tentang indeks LQ45 saat bertransaksi saham. Sebenarnya apa yang dimaksud dengan indeks LQ45? Apa saja saham yang bisa masuk ke dalam indeks LQ45? Kriteria apa saja yang membuat suatu saham bisa masuk ke dalam perhitungan indeks LQ45? Baca di sini selengkapnya

  • Mengenal Jakarta Islamic Index (JII)

    Bagi investor yang ingin berinvestasi saham dengan prisip syariah, BEI telah memperkenalkan Jakarta Islamic Index yang diluncurkan pada tanggal 3 Juli 2000. JII mengacu pada 30 saham yang sektor usahanya memenuhi prinsip Syariah Islam.

  • Menimbang Untung Rugi Jenis-Jenis Investasi

    Kita telah mengetahui berbagai jenis instrumen investasi. Mulai dari yang paling sederhana, yaitu deposito, obligasi, saham, bisnis, properti, logam mulia, barang koleksi, bursa berjangka, mata uang asing, dan reksadana. Namun ternyata tidak semua instrumen investasi cocok untuk semua orang. Ada kelebihan dan kekurangan masing-masing investasi. Simak artikel berikut untuk mengetahui untung-rugi jenis-jenis investasi.