Profit

Menilai Kualitas Trading

Berhenti menilai kualitas tradingmu hanya berdasarkan seberapa besar profit yang diperoleh.

Kebanyakan trader menilai kualitas tradingnya hanya berdasar profit. Makin besar profitnya, makin bagus, berarti makin jago tradingnya.

Menilai trading berdasar profit boleh saja. Kita bisa mengukur kinerja. Tapi jangan terjebak menilai berdasar profit saja.

Jika menilai berdasarkan profit saja, kita hanya akan mengejar hasil. Biasanya trader akan terjebak pada agresivitas, overtrading, atau revenge trading.

Sebaliknya, mulailah menilai kualitas trading berdasarkan prosesnya dan seberapa disiplin kita melakukan trading tersebut.

  • Trading disiplin + profit = ok
  • Trading disiplin + loss = ok
  • Trading tidak disiplin + profit = tidak ok
  • Trading tidak disiplin + loss = tidak ok

Trader yang tidak disiplin tapi profit biasanya akan melanjutkan kebiasaan buruknya. Sampai akhirnya nanti ketemu batunya.

Berfokus pada proses memungkinkan kita untuk belajar mengelola variabel yang berada dalam kendali kita. Pergeseran pola pikir ini akan mencegah perubahan emosi yang menyebabkan likuidasi akun.

Jika menilai hanya berdasarkan profit, kamu membangun agresivitas.

Jika menilai hanya berdasarkan proses, kamu membangun konsistensi.

Semoga menginspirasi