Setelah libur lebaran 2020, pasar saham berhasil menguat cukup tajam. Terakhir IHSG ditutup di level 4.753, naik dibanding penutupan minggu sebelumnya di 4.545. Berarti naik sekitar 4,57% dalam seminggu. Secara teknikal IHSG mulai masuk fase uptrend dalam jangka pendek. Bagaimana pergerakan IHSG selanjutnya? Akankah IHSG mampu menguat atau malah terkoreksi kembali? Simak ulasan lengkap Analisis Teknikal IHSG terbaru di sini.
Gambar di bawah adalah grafik IHSG sampai hari Rabu 29 Mei 2020

KONDISI PASAR SAHAM SAAT INI
IHSG terlihat bergerak naik. MACD di atas signal, di area positif. RSI terlihat bergerak naik. Dari kondisi teknikal ini, saya menyimpulkan IHSG mulai masuk fase uptrend dalam jangka pendek.
Sementara bursa saham AS naik pada minggu lalu. Indeks Dow Jones berada di level 25.383, naik dibanding penutupan minggu sebelumnya di 24.465. Sedangkan indeks S&P500 terakhir di level 3.044, menguat dibanding penutupan sebelumnya di 2.955. Pasar saham AS menguat, seiring meredanya ketegangan AS-China. Pada akhir minggu Trump melakukan konferensi pers tentang hal tersebut tanpa menyinggung sanksi pada China.
Minggu ini tidak banyak data dan kejadian ekonomi penting. Investor akan mencermati pernyataan data pekerjaan AS yang rilis di akhir minggu. Berikut adalah kejadian dan data ekonomi dalam minggu ini:
- Senin 1 Juni 2020 : Data manufacturing AS
- Selasa 2 Juni 2020 : Suku bunga Australia
- Rabu 3 Juni 2020 : Data GDP Australia, Data pekerjaan AS (ADP), Suku bunga Kanada, Data non manufaktur AS
- Kamis 4 Juni 2020 : Kebijakakan moneter ECB, Pernyataan ECB
- Jumat 5 Juni 2020 : Data pekerjaan Kanada, Data pekerjaan AS
Menurut saya, kemungkinan IHSG berpotensi konsolidasi setelah rally di minggu lalu. Namun, kemungkinan konsolidasi tersebut hanya bersifat koreksi minor saja. Jika mampu bertahan pada konsolidasinya, IHSG kemungkinan masih mampu menguat kembali
Support IHSG di 4600, resistance 5000
Disarankan untuk safe trading
REKOMENDASI UMUM
- Rekomendasi bagi trader saham: SHORT TERM TRADING
IHSG di fase uptrend dalam jangka pendek. Bisa akumulasi beli pada saham-saham tertentu. Tetap safe trading. - Rekomendasi bagi investor saham: HOLD
Dalam jangka menengah IHSG terlihat mulai sideways, disarankan wait and see perkembangan pasar saham selanjutnya
|
Rekomendasi di atas adalah rekomendasi umum. Jika ingin mendapatkan sinyal jual beli saham yang lebih spesifik, Anda bisa menggunakan layanan rekomendasi saham dari JurusCUAN.com yang dikirimkan langsung real time ke smartphone Anda. |

