Pada minggu lalu, pasar saham bergerak menguat. Akhirnya IHSG ditutup di level 4.623, menguat dibanding penutupan minggu sebelumnya di 4.545. Secara teknikal IHSG berada di fase sideways dalam jangka pendek. Bagaimana pergerakan IHSG selanjutnya? Akankah IHSG mampu menguat atau malah terkoreksi kembali? Simak ulasan lengkap Analisis Teknikal IHSG terbaru di sini.

Gambar di bawah adalah grafik IHSG sampai hari Jumat 3 April 2020

Analisis Pasar Saham IHSG 6 April 2020

 

KONDISI PASAR SAHAM SAAT INI

IHSG terlihat bergerak dalam pola sideways. MACD di atas signal, di area negatif. RSI terlihat bergerak naik, keluar dari area oversold. Dari kondisi teknikal ini, saya menyimpulkan IHSG berada pada fase sideways dalam jangka pendek.

Sementara bursa saham AS melemah minggu lalu. Indeks Dow Jones berada di level 21.052, turun dibanding penutupan minggu sebelumnya di 21.636. Sedangkan indeks S&P500 terakhir di level 2.488, melemah dibanding penutupan sebelumnya di 2.541. Pasar saham AS melemah, setelah rilis data pekerjaan yang memburuk (penurunan -700K pd NFP dan unemployment rate 4,4%) karena dampak ekonomi Coronavirus (Covid-19).

Minggu ini tidak banyak data dan kejadian ekonomi penting. Berikut adalah kejadian dan data ekonomi dalam minggu ini:

  1. Senin 6 April 2020 : Meeting OPEC, Data BOC business outlook
  2. Selasa 7 April 2020 : Suku bunga Australia
  3. Kamis 9April 2020 : Kebijakan moneter ECB, Data pekerjaan Kanada, Data klaim pengangguran AS
  4. Jumat 10 April 2020 : Data inflasi AS

Menurut saya, IHSG dalam minggu ini kemungkinan bergerak dalam pola sideways. Area trading pada 4317-4697.

Sentimen negatif Coronavirus (Covid-19) kemungkinan masih menjadi perhatian investor pasar saham. Penyebaran Coronavirus terlihat hampir berakhir di China, tapi di luar China justru makin meningkat. AS, Italia, Spanyol menjadi episenter baru pandemi Coronavirus setelah China.

Di Indonesia kemungkinan potensi penyebaran Coronavirus yang meluas juga ada. Data terakhir sudah ada 1986 kasus positif Coronavirus dan 181 kematian (sd Jumat 3 April 2020). Belum ada tanda-tanda penurunan jumlah kasus.

Perhatikan level support 4.317, selama tidak tembus ke bawah (breakdown), IHSG masih cenderung aman. Hati-hati bila jebol level 4.317 ke bawah

Sebaliknya jika tembus ke atas (breakout) level resistance 4.697, kemungkinan berpotensi pada penguatan lanjutan

Support IHSG di 4317, resistance 4697

Disarankan untuk safe trading

 

REKOMENDASI UMUM

  • Rekomendasi bagi trader saham: SHORT TERM TRADING
    IHSG di fase sideways dalam jangka pendek. Bisa trading jangka pendek pada saham-saham tertentu. Tetap safe trading.
  • Rekomendasi bagi investor saham: SELL
    Dalam jangka menengah IHSG terlihat masih downtrend, disarankan mengurangi kepemilikan saham

Rekomendasi di atas adalah rekomendasi umum. Jika ingin mendapatkan sinyal jual beli saham yang lebih spesifik, Anda bisa menggunakan layanan rekomendasi saham dari JurusCUAN.com yang dikirimkan langsung real time ke smartphone Anda.

>> Jangan Lewatkan

Member Rekomendasi saham JurusCUAN cuan besar dari saham AUTO

Terbukti memberikan cuan bagi membernya
Segera bergabung bersama member lain di Rekomendasi Saham JurusCUAN