Pada minggu lalu, pasar saham melemah tipis. Terakhir IHSG ditutup di level 4.634, relatif tidak banyak berubah dibanding penutupan minggu sebelumnya di 4.649. Secara teknikal IHSG berada di fase sideways dalam jangka pendek. Bagaimana pergerakan IHSG selanjutnya? Akankah IHSG mampu menguat atau malah terkoreksi kembali? Simak ulasan lengkap Analisis Teknikal IHSG terbaru di sini.

Gambar di bawah adalah grafik IHSG sampai hari Jumat 17 April 2020

Analisis Pasar Saham IHSG 20 April 2020

 

KONDISI PASAR SAHAM SAAT INI

IHSG terlihat bergerak dalam pola sideways. MACD di atas signal, di area negatif. RSI terlihat bergerak naik. Dari kondisi teknikal ini, saya menyimpulkan IHSG berada pada fase sideways dalam jangka pendek.

Sementara bursa saham AS menguat pada minggu lalu. Indeks Dow Jones berada di level 24.242, naik dibanding penutupan minggu sebelumnya di 23.719. Sedangkan indeks S&P500 terakhir di level 2.874, menguat dibanding penutupan sebelumnya di 2.789. Pasar saham AS menguat, seiring meredanya sentimen dampak ekonomi Coronavirus (Covid-19). Penguatan tersebut juga didorong temuan obat dari Gilead yang diyakini efektif menangani Covid-19.

Minggu ini tidak banyak data dan kejadian ekonomi penting. Investor pasar saham akan mencermati keputusan suku bunga BI. Berikut adalah kejadian dan data ekonomi dalam minggu ini:

  1. Selasa 21 April 2020 : Pernyataan Gub RBA Lowe
  2. Kamis 23 April 2020 : Data manufaktur Perancis, Jerman, Inggris, AS. Data klaim pengangguran AS
  3. Jumat 24 April 2020 : Data ritel Inggris, Data iklim bisnis Jerman

Menurut saya, IHSG dalam minggu ini kemungkinan masih bergerak dalam pola sideways. Area trading pada 4393-4795.

Sentimen negatif Coronavirus (Covid-19) kemungkinan masih menjadi perhatian investor pasar saham. Penyebaran Coronavirus terlihat sudah berakhir di China. Sedangkan di Eropa dan AS juga mulai melambat. Tapi jika lockdown di Eropa dan AS terburu-buru dilepas, berpotensi menjadi liar lagi.

Di Indonesia kemungkinan potensi penyebaran Coronavirus yang meluas masih ada. Data terakhir sudah ada 5.923 kasus positif Coronavirus dan 520 kematian (sd Jumat 17 April 2020). Belum ada tanda-tanda penurunan jumlah kasus.

Perhatikan level support 4.393, selama tidak tembus ke bawah (breakdown), IHSG masih cenderung aman. Hati-hati bila jebol level 4.393 ke bawah

Sebaliknya jika tembus ke atas (breakout) level resistance 4.975, kemungkinan berpotensi pada penguatan lanjutan

Support IHSG di 4393, resistance 4795

Disarankan untuk safe trading

 

REKOMENDASI UMUM

  • Rekomendasi bagi trader saham: SHORT TERM TRADING
    IHSG di fase sideways dalam jangka pendek. Bisa trading jangka pendek pada saham-saham tertentu. Tetap safe trading.
  • Rekomendasi bagi investor saham: SELL
    Dalam jangka menengah IHSG terlihat masih downtrend, disarankan mengurangi kepemilikan saham

Rekomendasi di atas adalah rekomendasi umum. Jika ingin mendapatkan sinyal jual beli saham yang lebih spesifik, Anda bisa menggunakan layanan rekomendasi saham dari JurusCUAN.com yang dikirimkan langsung real time ke smartphone Anda.

>> Jangan Lewatkan

Rekomendasi sinyal forex

Mau cuan dari saham? Bergabunglah menjadi member rekomendasi sinyal forex JurusCUAN
Sudah terbukti banyak member yang ikut profit
Info selengkapnya di sini