User Rating: 5 / 5

Star ActiveStar ActiveStar ActiveStar ActiveStar Active
 

James Beeland Rogers Jr. atau lebih dikenal sebagai Jim Rogers adalah seorang trader dari Amerika, yang sekarang bermukim di Singapura. Rogers adalah salah satu pendiri Quantum Fund dan Soros Fund Management. Di dalam artikel ini, kita akan mempelajari bagaimana prinsip-prinsip trading dan investasinya.

Belajar Trading dari Jim Rogers

Kisah Hidup Jim Rogers

Rogers, pria kelahiran tahun 1942, menunjukkan keahlian berbisnis pada usia dini. Di usia 5 tahun ia menjual kacang. Setelah lulus dari Universitas Yale pada tahun 1964, Rogers bekerja di Wall Street dan bertemu dengan mitra bisnis masa depan dan miliarder George Soros.

Pada tahun 1973, Rogers dan Soros memulai Quantum Fund yang legendaris, menghasilkan return 4.200% dalam 10 tahun sementara S&P 500 hanya naik 42%. Keberhasilan luar biasa tersebut memungkinkan Rogers pensiun muda pada usia 37 tahun.

Sejak itu, Rogers tetap aktif sebagai trader. Dia juga menulis beberapa buku, termasuk "Investment Biker," yang mencatat perjalanannya keliling dunia naik sepeda motor pada tahun 1990.

 

Strategi Trading Jim Rogers

Rogers menggunakan model makro ekonomi top-down. Pandangan ini memandu gaya tradingnya untuk mengambil pendekatan jangka panjang.

Keberhasilan Rogers dibangun pada kemampuannya yang luar biasa untuk melihat trend jangka panjang. Hal ini membuatnya mendapatkan reputasi sebagai trader kontrarian.

Dia meluncurkan Indeks Komoditas Internasional Rogers pada tahun 1998, jauh sebelum ledakan komoditas tahun 2000-an terjadi. Dia juga memanfaatkan krisis keuangan tahun 2008, mengambil posisi short Fannie Mae sebelum sahamnya jatuh dari $60 menjadi hanya beberapa sen.

Rogers menekankan pentingnya kesabaran untuk melakukan trading yang hebat. Katanya: "Saya hanya menunggu sampai ada peluang, dan yang saya yang harus dilakukan adalah pergi ke sana dan mengambilnya. Setelah itu, saya tidak melakukan apa-apa."

 

Buku karya Jim Rogers

1994: Investment Biker: Around the World with Jim Rogers.
2003: Adventure Capitalist: The Ultimate Road Trip.
2004: Hot Commodities: How Anyone Can Invest Profitably in the World's Best Market.
2007: A Bull in China: Investing Profitably in the World's Greatest Market.
2009: A Gift to My Children: A Father's Lessons For Life And Investing.
2013: Street Smarts: Adventures on the Road and in the Markets
2019: Number One Bestsellers in Japan: The Future of Japan
2019: Number One Bestsellers in Japan: A Warning to Japan

 

Apa Yang Bisa Dipelajari Dari Jim Rogers?

Jim Rogers memiliki kombinasi strategi dan psikologi yang memungkinkan dirinya untuk sukses. Ia menggunakan pendekatan makro ekonomi serta melihat trend jangka panjang. Tantangan penggunakan strategi ini adalah kadang perlu menunggu waktu yang lama, bahkan bisa bertahun-tahun. Rogers memiliki kesabaran yang cukup untuk memastikan strateginya tersebut berhasil.

Singkatnya: “Makro ekonomi + Trend jangka panjang + Kesabaran = Sukses"

Semoga artikel ini menginspirasi